Analisis Dampak Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) Pada Usaha Kantin Sekolah di Indonesia

Authors

  • Illham Supriyadi Sekolah Tinggi Agama Islam Balaiselasa, Sumatera Barat
  • Zulhijatur Rahmi Sekolah Tinggi Agama Islam Balaiselasa, Sumatera Barat
  • Bintang Bintang Sekolah Tinggi Agama Islam Balaiselasa, Sumatera Barat
  • Saipul Azis Sekolah Tinggi Agama Islam Balaiselasa, Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.70742/ijpap.v2i1.1239

Keywords:

Free Nutritious Meal Program, School Canteen Operators, Economic Impact, Micro Enterprises, Public Policy Evaluation, Program Makan Bergizi Gratis, Pelaku Usaha Kantin, Dampak Ekonomi, Usaha Mikro, Evaluasi Kebijakan Publik

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (MBG) was launched by the government to improve student nutrition and stimulate the growth of MSMEs in the agricultural sector. However, this policy has generated negative externalities on the microeconomic ecosystem within schools. This study aims to analyze the impact of the MBG program implementation on the business continuity and household economy of school canteen operators. Utilizing a descriptive qualitative method, data was collected through a literature review, field observations, and in-depth interviews with canteen operators at a junior high school in Padang. The findings reveal that the MBG program has significantly reduced student purchasing participation, leading to a drastic plunge in operators' turnover by 40% to 65%. This condition has forced them to significantly reduce their daily inventory volume from an average of 50 portions to 15-20 portions. Furthermore, the sustained income deficit has triggered business closures and the relocation of some operators. In conclusion, the implementation of the MBG program has caused an economic shock that threatens the livelihoods of school canteen operators. A comprehensive policy reevaluation and the design of inclusive mitigation strategies by the government are urgently needed to minimize economic losses for this group.

[Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan gizi siswa dan mendorong pertumbuhan UMKM sektor agrikultur. Namun, kebijakan ini memunculkan eksternalitas negatif terhadap ekosistem ekonomi mikro di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi program MBG terhadap kelangsungan usaha dan perekonomian rumah tangga pelaku usaha kantin sekolah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui tinjauan literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam pada pelaku usaha kantin di salah satu SMP di Kota Padang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa program MBG secara signifikan menurunkan tingkat partisipasi belanja siswa, yang berimplikasi pada anjloknya omzet pedagang sebesar 40% hingga 65%. Kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk mereduksi volume persediaan harian secara drastis dari rata-rata 50 porsi menjadi 15-20 porsi. Bahkan, defisit pendapatan yang berkelanjutan telah memicu penutupan usaha dan relokasi sebagian pedagang. Kesimpulannya, implementasi program MBG menimbulkan guncangan ekonomi yang mengancam mata pencaharian pelaku usaha kantin. Diperlukan revaluasi kebijakan dan rancangan strategi mitigasi yang inklusif dari pemerintah guna meminimalisasi kerugian ekonomi pada kelompok tersebut.]

References

Abbas, N. (2014). Muhammad Abduh: Konsep Rasionalisme Dalam Islam. Jurnal Dakwah Tabligh, Vol. 15 No, 51–68 https://doi.org/10.24252/jdt.v15i1.337.

Agustino, L. (2020). Dasar-Dasar Kebijakan Publik (Edisi Revisi Cetakan Ke-2). Bandung: Alfabeta.

Aji, W. T. (2025). Makan Bergizi Gratis di Era Prabowo-Gibran: Solusi untuk Rakyat atau Beban Baru? NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(3), 215–226. https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.134

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Los Angeles: SAGE Publications

Hermawati, L., Abdullah, M. N. A., & Rizaldi, M. R. (2025). Dampak Kebijakan Makan Bergizi Gratis Pada Pedagang Kantin: Sebuah Analisis Teori Konflik Max Weber. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(10.D), 155–160. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11814

Iskandar, D. (2017). Pentingnya Partisipasi dan Peranan Kelembagaan Politik dalam Proses Pembuatan Kebijakan Publik. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 14(1), 125–137,.

Jakarta, B. P. P. D. (n.d.). Pedagang Kantin Keluhkan Penurunan Omzet Akibat Program MBG, Pemprov Jakarta Akan Lakukan Evaluasi. Https://Jakarta.Bpk.Go.Id/Wp-Content/Uploads/2025/01/Aliefmedia.Pdf.

Khatimah, A. W. N., Kamaruddin, S. A., & Awaru, A. O. T. (2025). Rasionalisme Dalam Kebijakan Publik: Analisis Dampak Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Kesejahteraan Pelajar. JERKIN (Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan), 3(4), 1969–1976. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.815

Khotimah, E. C. K., & Selviana, S. (2026). Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Terhadap Pendapatan Pedagang Kecil Studi Kasus: SMA Negeri 5 Purwokerto. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 1025–1031. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9462

Kiftiyah, A., Palestina, F. A., Abshar, F. U., & Rofiah, K. (. (2025). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Perspektif Keadilan Sosial dan Dinamika Sosial–Politik. Jurnal Keindonesiaan, Vol. 5 No., 101–112.

Lombok, H. (2025). Dampak Program Makan Bergizi Gratis, Pedagang Kantin Sekolah Mengeluh Sepi Pembeli. Https://Www.Haiilombok.Com/Dampak-Program-Makan-Bergizi-Gratis-Pedagang-Kantin-Sekolah-Mengeluh-Sepi-Pembeli/.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Nurwahyuliningsih, E., Nulhaqim, S. A., & Rachim, H. A. (2022). Kepemimpinan Dan Pengambilan Keputusan Pada Organisasi Layanan Manusia. Kebijakan. Urnal Ilmu Administrasi, Volume 13, 136–145.

Putikadyanto, A. P. A., Efendi, A. N., Alatas, M. A., Romadhon, S., & Wachidah, L. R. (. (2025). Analisis Kritis Transformasi Pendidikan Indonesia Menuju Generasi Emas 2045. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dan Ilmu-Ilmu Sosial.

Putri, A., & Santoso, D. (2021). Efektivitas Alokasi Anggaran dalam Program Gizi Sekolah: Studi Kasus di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, Volume 8, 112–127.

Qomarrullah, R. I., Suratni, S., & Sawir, M. (2025). Dampak Jangka Panjang Program Makan Bergizi Gratis terhadap Kesehatan dan Keberlanjutan Pendidikan. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 5(2), 130–137

Rahmawati, S., Ilfa, F., & Sijabat, R. (2026). Eksistensi Keuangan Kantin Sekolah Pasca Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 4(1), 156–169. https://doi.org/10.59246/muqaddimah.v4i1.1817

Rimbawan, R., Nurdiani, R., Rachman, P., Kawamata, Y., & Nozawa, Y. (2023). School Lunch Programs And Nutritional Education Improve Knowledge, Attitudes, And Practices And Reduce The Prevalence Of Anemia: A Pre-Post Intervention Study In An Indonesian Islamic Boarding School. Nutrients, Vol. 15 No.

Salsabillatuzzahra, ajeng marisa, m. pari. saepurrohman. (2025). Analisis Dampak Program Makan Bergizi Gratis TerhadapKesejahteraan Pedagang Kantin Sekolah DalamPerspektif Ekonomi Syariah. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis IslamJurnal of Economics, IAI Bunga Bangsa Cirebon.

Suardi, S., & Purmadani, A. S. (2025). Makan Bergizi Gratis dan Dampak Bagi Pertumbuhan Ekonomi. Bisnis-Net: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(1), 323–327. https://doi.org/10.46576/bn.v8i1.6450

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif (Untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif). Bandung: Alfabeta

Wahab, S. A. (2021). Analisis kebijakan: dari formulasi ke penyusunan model-model implementasi kebijakan publik. Bumi Aksara.

Published

2026-10-27

How to Cite

Supriyadi, I. ., Rahmi, Z. ., Bintang, B., & Azis, S. (2026). Analisis Dampak Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) Pada Usaha Kantin Sekolah di Indonesia. Indonesian Journal of Public Administration and Policy, 2(1), 38–53. https://doi.org/10.70742/ijpap.v2i1.1239