Transformasi Mata Pencaharian Pascatambang Melalui Pengembangan UMKM Berbasis Pariwisata: Analisis Pemberdayaan Masyarakat di Tebing Breksi Sambirejo
DOI:
https://doi.org/10.70742/ijpap.v1i2.1149Keywords:
pariwisata, transformasi UMKM, pemberdayaan masyarakatAbstract
Transformasi usaha masyarakat sambirejo dari penambang menuju pengelola pariwisata menunjukkan tantangan yang luar biasa. Hilangnya mata pencaharian penduduk setempat pasca penutupan tambang telah meningkatkan angka kemiskinan di Desa Sambirejo. Proses transisi dari masyarakat penambang menuju pengelola pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi pemberdayaan masyarakat Desa Sambirejo di mana, harus menjalankan peran sebagai pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan UMKM serta nilai sosial yang dihasilkan dalam mendukung transformasi mata pencaharian masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan berdasarkan kerangka SROI. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara akumulatif keberhasilan pemberdayaan UMKM di Tebing Breksi dapat dipahami sebagai hasil dari keterhubungan antara transformasi penghidupan, akses ekonomi lokal, penguatan kelembagaan, hingga pada manfaat sosial yang dirasakan masyarakat. Transformasi yang bermula dari kawasan tambang menjadi destinasi wisata telah menciptakan struktur peluang ekonomi baru bagi warga Sambirejo. Keberhasilan tersebut ditunjukkan oleh terbukanya ruang usaha bagi masyarakat lokal, berkembangnya kemampuan masyarakat untuk mengorganisasi diri, serta meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Temuan yang didapatkan lebih menunjukkan pengalaman dan sudut pandang informan yang diwawancarai sehingga tak dapat digeneralisasikan untuk seluruh pelaku UMKM di kawasan Tebing Breksi. Penelitian ini memberikan perspektif bahwa kerangka SROI dapat diterapkan sebagai pendekatan analisis kualitatif untuk mengevaluasi nilai sosial pemberdayaan UMKM pada kawasan wisata pascatambang.
References
Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225
Badan Usaha Milik Kalurahan Sambimulyo. (2025). Laporan pertanggungjawaban BUMKal Sambimulyo tahun 2023: Profil Badan Usaha Milik Kalurahan Sambimulyo Kalurahan Sambirejo Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman tahun 2025 [Laporan].
Bambang, Azis, A. A., Kalsum, U., Akmal, S., Alfiana, & Almahdali, F. (2023). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan akses pembiayaan. Easta Journal of Innovative Community Services, 1(3), 142–155. https://doi.org/10.58812/ejincs.v1i03.122
Blackstock, K. (2005). A critical look at community based tourism. Community Development Journal, 40(1), 39–49. https://doi.org/10.1093/cdj/bsi005
Boley, B. B., & McGehee, N. G. (2014). Measuring empowerment: Developing and validating the Resident Empowerment through Tourism Scale (RETS). Tourism Management, 45, 85–94. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2014.04.003
Ellis, F. (2000). Rural livelihoods and diversity in developing countries. Oxford University Press.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? (ICRT Occasional Paper No. 11). International Centre for Responsible Tourism.
Iqbal, M., Nadia, H., & Saiddinullah, A. (2020). Geo-Edu Space untuk pengembangan geowisata Tebing Breksi sebagai sarana memasyarakatkan edukasi ilmu kebumian. Jurnal Geosains Terapan, 3(1), 1–9.
Kusumaningrum, N., & Ridlo, D. T. (2023). Faktor-faktor yang mendorong terjadinya pemanfaatan ruang untuk pariwisata di area bekas tambang Tebing Breksi. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 23(2), 31–43. https://doi.org/10.37412/jrl.v23i2.200
Mannahali, M., Asri, W. K., Fatimah, S., Azizah, L., & Angreany, F. (2024). Pemberdayaan ekonomi: Pelatihan kewirausahaan dan keterampilan untuk masyarakat pedesaan. Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.26858/ininnawa.v2i2.5381
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2015). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik (Edisi revisi). Alfabeta.
Mervelito, M. G. P., Rahardjo, P., & Herlambang, S. (2020). Studi keberhasilan pengelolaan objek wisata Taman Tebing Breksi berbasis community based tourism (CBT) oleh masyarakat Desa Sambirejo, Kabupaten Sleman. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 2(2), 2673–2684. https://doi.org/10.24912/stupa.v2i2.8880
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nicholls, J. (2017). Social return on investment. Development and convergence. Evaluation and Program Planning, 64, 127–135. https://doi.org/10.1016/j.evalprogplan.2016.11.011
Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F
Putri, & Nailufar. (2022, November 21). Peran UMKM dalam perekonomian Indonesia. Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2019/12/20/120000469/peran-umkm-dalam-perekonomian-indonesia
Rachmawati, E., Fountain, J., & Mackay, M. (2021). Factors influencing economic empowerment in tourism development. Economics and Finance in Indonesia, 67(2), 223–234. https://doi.org/10.47291/efi.v67i2.917
Sandelowski, M. (2000). Whatever happened to qualitative description? Research in Nursing & Health, 23(4), 334–340. https://doi.org/10.1002/1098-240X(200008)23:4%3C334::AID-NUR9%3E3.0.CO;2-G
Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(98)00069-7
Scheyvens, R., & van der Watt, H. (2021). Tourism, empowerment and sustainable development: A new framework for assessing tourism's contribution to the Sustainable Development Goals. Sustainability, 13(22), 12606. https://doi.org/10.3390/su132212606
Scoones, I. (1998). Sustainable rural livelihoods: A framework for analysis (IDS Working Paper No. 72). Institute of Development Studies, University of Sussex.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharto, E. (2017). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. Refika Aditama.
Sulistiyani, A. T. (2017). Kemitraan dan model-model pemberdayaan. Gava Media.
Sulistiyani, A. T. (n.d.). Keberhasilan pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan [PowerPoint slides]. Magister Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada.
Suyanto, A. (2024, Januari 3). Manfaatkan fasilitas, UMKM naik kelas. Direktorat Jenderal Pajak. https://pajak.go.id/en/node/103988
Suyatna, H., Indroyono, P., Yuda, T. K., & Firdaus, R. S. M. (2024). How community-based tourism improves community welfare? A practical case study of “governing the commons” in rural Nglanggeran, Indonesia. The International Journal of Community and Social Development, 6(1), 77–96. https://doi.org/10.1177/25166026241228717
Tawakkal, G. T. I., & Rohman, A. Z. F. (2022). Metode penelitian kualitatif: Penerapan pada kajian politik pemerintahan. UB Press.
Timothy, D. J. (1999). Participatory planning: A view of tourism in Indonesia. Annals of Tourism Research, 26(2), 371–391. https://doi.org/10.1016/S0160-7383(98)00104-2
Tosun, C. (2000). Limits to community participation in the tourism development process in developing countries. Tourism Management, 21(6), 613–633. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(00)00009-1
Widiyanto, K. (n.d.). Profil Dewi Sambi dan Taman Tebing Breksi [Dokumen presentasi].
Yudha, S. A., Zacky, F. M., Helmi, R. F., Hanoselina, Y., & Helmi, R. F. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi melalui program usaha mikro di Desa Maninjau. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 2(4), 977–985. https://doi.org/10.62379/jiksp.v2i4.2550
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gufran Tuanaya, Hanisya Azzahra Larasati, Ambar Teguh Sulistiyani, Amanda Elista

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









