Avoiding Conflict in the Household through Assertiveness: A QS Study. Ali Imran verse 36

Authors

  • Nanda Elma Fitriani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
  • Lina Amiliya MI Najmul Ummah Al Fadhil Bojonegoro, Indonesia
  • A. Fikri Amiruddin Ihsani Institute of Social Science Istanbul 29 Mayis University, Turkey

DOI:

https://doi.org/10.70742/suffah.v1i2.68

Keywords:

Assertivity, Marriage, Surah ali-'imron

Abstract

Men and women have significant differences, but the context is different after marriage. Running a marriage is also balanced with assertive behavior so that the hope of achieving marriage can be achieved. This study aims to look at the difference in the level of assertiveness between men and women in the context of the household, as well as how this impacts the division of roles and responsibilities of husband and wife. The research method used is library research by collecting information and data in documents, books, journals, articles and so on. The results of this study show that in the difference between assertive nature and men and women, they have their respective duties and roles in the household. So that the two must have a synchronous relationship and will not intersect in the household that has been built from the beginning of the marriage. In any individual whose level of assertiveness is high, it can be an adaptive self-defense. So that it will be easier to recognize himself and be able to plan his life goals according to his capacity. This assertiveness is very important to be known by men and women which will produce a tendency between the two. For this reason, married couples are able to place themselves equally with responsibility in taking care of the household.

Abstrak: Laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan yang signifikan, akan tetapi konteks tersebut berbeda setelah menjalankan pernikahan. Menjalankan pernikahan hrus juga diimbangi dengan perilaku asertif sehingga harapan untuk mencapai pernikahan bisa tercapai. penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan tingkat asertivitas antara laki-laki dan perempuan dalam konteks rumah tangga, serta bagaimana hal ini berdampak pada pembagian peran dan tanggung jawab suami istri. Metode penelitian yang digunakan adalah library reseacrh dengan mengumpulkan informasi beserta data dalam dokumen, buku, jurnal, artikel dan lain sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam perbedaan sifat asertif dengan laki-laki dan perempuan bahwasanya memiliki tugas dan perannya masing-masing dalam rumah tangga. Sehingga keduanya harus memiliki hubungan yang sinkron dan tidak akan bersinggungan dalam rumah tangga yang sudah dibangun dari awal pernikahan. Dalam setiap individu yang tingkat asertivitasnya tinggi dapat menjadi pertahanan diri yang adaptif. Sehingga akan lebih mudah mengenali dirinya sendiri dan mampu merencanakan tujuan hidupnya sesuai dengan kapasitasnya. Asertivitas ini sangat penting diketahui oleh laki-laki dan perempuan yang akan menghasilkan kecenderungan diantara keduanya. Untuk itu pasangan suami istri mampu menempatkan diri secara setara terhadap tanggung jawab dalam mengurus rumah tangga.

Kata Kunci: Asertivitas; Pernikahan; Surah Ali-‘Imron

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adyshaphira, Natasya et al., "Hubungan antara asertivitas dan kepuasan pernikahan pada dewasa awal di Kota Jakarta Selatan." In Seminar Nasional Psikologi dan Ilmu Humaniora (SENAPIH), (2022): 93-100.

Alberti, Robert and Michael Emmons. Your perfect right: Assertiveness and equality in your life and relationships. Canada: Impact Publisher, 2017.

Alim, Akhmad. Tafsif Pendidikan Islam, Jakarta: AMP Press, 2014.

Almakki, HM Arsyad. "Persepsi Masyarakat Kecamatan Haur Gading Terhadap Konsep Keluarga Sakinah, Mawaddah Warahmah." Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2, no. 6 (2023): 872-885.

Ath thabari, ibnu jarir at thabari, Kairo: Dar al Hadist, 2010.

Basyir, Hikmat and Hazim Haidar. Tafsir Al-Muyassar, Solo: An-Naba, 2011.

Colman, Warren. "Marriage as a psychological container." In Psychotherapy with couples, Routledge, (2018): 70-96.

Chalik, Abdul. "Interpretasi Ayat-Ayat Gender Perspektif Islam Liberal Tentang Kepemimpinan Politik Perempuan." Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith 5, no. 2 (2015): 248-272.

https://doi.org/10.15642/mutawatir.2015.5.2.248-272

Dewi, Eva Meizara Puspita dan Basti Basti. "Konflik perkawinan dan model penyelesaian konflik pada pasangan suami istri." Jurnal Psikologi 2, no. 1 (2011).

Dwilestari, Ni Made dan Putu Nugrahaeni Widiasavitri, "Asertivitas mahasiswa organisatoris ditinjau dari kecerdasan emosional dan jenis kelamin." Jurnal Psikologi Udayana 9, no. 1 (2022): 11.

Kazemi, Farhad. "Gender, Islam, and politics." Social research (2000): 453-474.

Monang, “Tafsir Surah Ali Imran 36 Al-Quran Kemenang Online,” 07 Mei, 2013, https://tafsirkemenag.blogspot.com/2013/05/tafsir-surah-ali-imran-36.html.

Munawaroh, Lathifah, et al., "Construction of the five pillar law of mubadalah in the perspective of islamic marriage philosophy." SMART: Journal of Sharia, Traditon, and Modernity 2, no. 2 (2023): 107-126. http://dx.doi.org/10.24042/smart.v2i2.16043

Qibtiyah, Alimatul. “Sensitivitas Gender Dan Pola Komunikasi Mahasiswa/I UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,” Musawa Jurnal Studi Gender Dan Islam 16 (2) (2017): 155. https://doi.org/10.14421/musawa.2017.162.153-168

Rifa'i, Muhammad Nasib. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1, Jakarta: Maktabah Ma’arif , 2012.

Safira, "Gender Equality in the Perspective of the Qur'an and Its Implications for Islamic Law," Al-Ulum 13 (2) (2013).

Sholichah, Aas Siti. "Pendidikan Asertif Gender dalam Perspektif Al-Qur’an." PhD diss., Institut PTIQ Jakarta, 2016

Surin, Bachtiar. Al-Kanz, Bandung: Titian Ilmu, 2012.

Susilawati, Dwi. "Hubungan antara komunikasi interpersonal dan asertivitas terhadap perilaku seks pranikah pada remaja." Jurnal Psikologi 4, no. 4 (2016): 688-701

Utami, Indhit Tri. "Gambaran Agresivitas Perilaku Seksual Remaja Putra SMA di Jakarta Selatan." Jurnal Wacana Kesehatan 1, no. 1 (2016).

Widyastuti, Tri. "Pengaruh Komunikasi Asertif Terhadap Pengelolaan Konflik." Widya Cipta: Jurnal Sekretari dan Manajemen 1, no. 1 (2017): 1-7.

Wilson, Hall Thomas. Sex and gender: Making cultural sense of civilization. Leiden : EJ. Brill, 1989.

Downloads

Published

2024-10-04

How to Cite

Fitriani, N. E., Amiliya, L. ., & Ihsani, A. F. A. (2024). Avoiding Conflict in the Household through Assertiveness: A QS Study. Ali Imran verse 36. El-Suffah: Jurnal Studi Islam, 1(2), 109–128. https://doi.org/10.70742/suffah.v1i2.68