Menggugah Semangat: Upaya Pemerintah Desa dalam Memotivasi Masyarakat untuk Zikir Maulid di Desa Kuta Tinggi Aceh Singkil
DOI:
https://doi.org/10.70742/suffah.v1i1.4Keywords:
Motivasi; Zikir maulid Syarafal anam.Abstract
This study aims to find out the efforts of the Village Government in Motivating the Community to Participate in the Zikir Maulid Syarafal Anam Program in Kuta Tinggi Village, Simpang Kanan District, Aceh Singkil Regency, as well as what are the obstacles. This study uses a type of descriptive research with a qualitative approach located in Kuta Tinggi Village, Simpang Kanan District.Primary data sources are obtained from several interviews from related informants, while secondary data is obtained from documents related to the research topic. Data collection techniques are through observation, interviews and documentation. Meanwhile, the research instruments are the researcher himself, and several supporting tools such as interview guidelines, and other tools. The Village Government's Efforts in Motivating the Community to Participate in the Zikir Maulid Syarafal Program by Facilitating All Needs Needed by the Group by Allocating Funds from the Village Budget and Establishing a Relationship with Good Cooperation between the Village Government and the Community in Developing Zikir Maulid Syarafal Anam in Kuta Tinggi Village, Simpang Kanan District, Aceh Singkil Regency. Supporting factors in the formation of Zikir Maulid Syarafal Anam carried out by the village government consist of the availability of complete facilities by the village government, full support from the community and the village government
Factors inhibiting the government's motivational efforts in forming the Zikir Maulid Syarafal Anam group in Kuta Tinggi village, differences in religious beliefs between the village government and the Zikir Maulid group, and difficulties in finding a supervisor in studying the Zikir Maulid Syarafal Anam
[Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Dalam Memotivasi Masyarkat Untuk Mengikuti Program Zikir Maulid Syarafal Anam di Desa Kuta Tinggi Kec.Simpang Kanan Kab.Aceh Singkil, serta apa saja penghambatnya. Penelitian inimenggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatifyang berlokasi di Desa Kuta Tinggi Kec.Simpang Kanan.Sumberdata primer diperoleh dari beberapa wawancara dari informan yang berkaitan,sedangkan data sekundernya diperoleh dari dokumen-dokumen yang berhubungan dengan topik penelitian.Teknik pengumpulan data melaluiobservasi,wawancara dan dokumentasi. Sedangkan instrument penelitiannya adalah peneliti sendiri,dan beberapa alat penunjang seperti pedoman wawancara,dan alat bantu lainnya. Upaya Pemerintah Desa Dalam Memotivasi Masyarkat Untuk Mengikuti Program Zikir Maulid Syarafal dengan memfasilitasi segala kebutuhan yang di dibutuhkan oleh kelompok dengan mengalokasikan dana dari anggaran desa dan menjalin hubungan dengan kerja sama yang baik anatara pemerintah desa dengan masyarakat dalam mengembangkan Zikir Maulid Syarafal Anam di Desa kuta Tinggi Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil. Faktor pendukung dalam pembentukan Zikir Maulid Syarafal Anam yang dilakukan pemerintah desa terdiri dari ketersedian fasilitas yang lengkap oleh pemerintah desa, dukungan yang penuh dari masyarakat dan pemerintah desa. Faktor penghambat dalam upaya motivasi pemerintah dalam membentuk kelompok Zikir maulid Syarafal anam di desa Kuta Tinggi, perbedaan keyakinan agama antara pemerintah desa dengan kelompok zikir maulid, dan kesulitan dalam mencari guru pembimbing dalam mempelajari Zikir Maulid Syarafal Anam
Downloads
References
Ahmad Fawaid Syadzili, Ensiklopedi Tematis al-Qur’an, (Jakarta, PT Kharisma Ilmu, 2002)
Koentjaraningrat. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. (Jakarta : Penerbit Djambatan, 2010)
Halim, Fachrizal A. 2024. “Lessons Learned, Resilience Built, and Multipolarism Imagined: The Muslim Experience of the 2019-2022 Pandemic Crisis”. Abdurrauf Journal of Islamic Studies (ARJIS) 3 (2):140-57. https://doi.org/10.58824/arjis.v3i2.119.
Khairuddin, Khairuddin. "KHAZANAH ADAT DAN BUDAYA SINGKIL: Mengungkap Keagungan Tradisi Dan Memelihara Kebudayaan." Yogyakarta: Zahir Publishing (2020).
Supartono Widyosiswoyo, Sejarah Seni Rupa Indonesia, ,(Jakarta: Michigon, 2004)
Muhammad Toribin, Seni Sarafal Anam di bengkulu, (Bengkulu : Jurnal Islam.2015)
Departemen Agama RI, Al Quran Dan Terjemahnya (Bandung : CV Penerbit Diponegoro, 2005)
Hasan Bari dan Beni Ahmad Saebani, Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung : CV. Pustaka Setia. 2010)
Hasil wawancara dengan Bapak Rasydin Solin sebagai Kepala Dusun III Kuta Tinggi, Tanggal 27 Desember 2022 Pukul 09.30 WIB
Hasil wawancara dengan Bapak Rasyidn sebagai Kepala Dusun III Kuta Tinggi, Tanggal 27 Desember 2022 Pukul 09.30 WIB
Hasil wawancara dengan Bapak Jadi sebagai Kepala Dusun II Kuta Tinggi, Tanggal 28 Desember 2022 Pukul 12.00 WIB
Hasil wawancara dengan Bapak Maksum Manik sebagai Imam Masjid Kuta Tinggi, Tanggal 28 Desember 2022 Pukul 12.00 WIB
Hasil wawancara dengan Bapak Tomy selaku Kepala Dusun, Tanggal 28 Desember 2022Pukul 13.00 WIB
Hasil wawancara dengan Bapak Rasydin selaku di Kepala Tinggi, Tanggal 30 Desember 2022 Pukul 14.30 WIB
Hasil Wawancara dengan Bapak Sarmin Tanggal 30 Desember 2022 Pukul 15.00 Wib
Hasil wawancara dengan Bapak Asirudin Selaku Tokoh Agama di Desa Kuta Tinggi, Tanggal 03 Januari 2023 Pukul 11.00 WIB
Hasil wawancara dengan Bapak Selaku Imam Masjid di Desa Kuta Tinggi, Tanggal 03 Januari 2023 Pukul 11.30 WIB
Hasil wawancara dengan Bapak Lukman pengampu adat di Desa Kuta Tinggi, Tanggal 10 Jananuri 2023 Pukul 14.00 WIB
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nursin Limbong, Khairuddin Khairuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






