Antara Pengampunan Dosa Islam dan Hindu: Menuju Konsep Berwudhu’ dan Mandi di Sungai Gangga Sebagai Media Penyucian Diri
A Comparative Study of Sin Forgiveness in Islam And Hinduism: Wudu’ and Ganges Bathing as Means of Purification
DOI:
https://doi.org/10.70742/suffah.v2i1.137Keywords:
forgiveness of sins, Islam, Hindu, wudhu’, bathing rituals in the Ganges RiverAbstract
Islam and Hinduism share similar concepts of sin forgiveness in various respects, one of which is the use of purification materials as a means of repentance before God. Thus, this article aims to address two main research questions: What are the concepts of sin forgiveness in Islam and Hinduism? And how are the practices of wudu’ and ritual bathing in the Ganges River understood within each tradition? Primary data is derived from the holy scriptures of Islam and Hinduism, as well as from literature specifically related to the practices of wudu’ (ritual purification-taharah) and ritual bathing in the Ganges River. Secondary data is collected from books, academic journals, and official websites relevant to the research theme. The analysis employs a comparative method to examine purification practices in Islam and Hinduism. The findings reveal that, first, sin forgiveness in Islam is termed taubah (repentance), which involves sincere intention, remorse, and the effort to engage in righteous deeds. In Hinduism, the corresponding concept is known as prayascitta, which is performed through samskara ceremonies, signifying physical purification, although the essence of purification is ultimately spiritual. Second, in Islam, wudu’—when performed with the intention of repentance and seeking forgiveness for sins committed through various body parts—results in both physical and spiritual purification. Meanwhile, in Hinduism, ritual bathing in the Ganges River is believed to cleanse individuals of sins, bringing about forgiveness and salvation. These two practices indicate that both Islam and Hinduism regard sacred water as essential for purification from bodily sins. Moreover, both traditions emphasize the importance of intention in seeking forgiveness, aiming to restore both the physical and spiritual purity of the individual.
Abstrak: Islam dan Hindu memiliki konsep pengampunan dosa yang mirip dari beberapa aspek, salah satunya yakni material penyucian diri sebagai upaya bertaubat kepada Tuhan. Oleh karenanya, artikel ini bertujuan menjawab dua rumusan masalah: bagaimana konsep pengampunan dosa dalam Islam dan Hindu; serta bagaimana konsep berwudhu’ dan ritual mandi di Sungai Gangga. Data primer diperoleh dari kitab suci umat Islam dan Hindu, serta literatur terkait persoalan wudhu’ (thaharah) dan ritual mandi di Sungai Gangga pada khususnya. Sementara data sekundernya dari buku, jurnal, maupun situs resmi berkaitan dengan tema penelitian. Analisis dilakukan dengan metode komparasi untuk menarik konklusi atas material penyucian diri dalam Islam dan Hindu. Hasilnya, Pertama, pengampunan dosa dalam Islam dikenal dengan istilah taubat yang dilaksanakan dengan hati tulus, penyesalan dan berusaha berbuat kebajikan. Sementara dalam Hindu, dikenal dengan sebutan prayascita melalui upacara samskara, yakni penyucian diri secara jasmani. Meskipun, penyucian diri yang utama adalah secara batin. Kedua, wudhu’ yang didasari niat bertaubat dan memohon ampunan atas dosa anggota tubuhnya kepada Allah swt, maka jasmani dan batinnya akan kembali bersih. Sedangkan dalam Hindu, melakukan ritual mandi di sungai Gangga dipercaya dapat membersihkan dosa-dosa pada diri manusia dan memperoleh ampunan serta keselamatan. Kedua hal ini memberikan pemahaman bahwa Islam dan Hindu sama-sama membutuhkan air (suci), yang dapat mensucikan diri dari dosa-dosa bagian anggota tubuh. Selain itu, keduanya memiliki kesamaan dari segi niat yakni memohon pengampunan atas perbuatan dosa, sehingga jasmani dan rohani seseorang kembali bersih.
Kata kunci: Pengampunan dosa; Islam; Hindu; wudhu’; mandi di Sungai Gangga
Downloads
References
Ad-Dimasyqi, Muhammad Jamaluddin Al-Qasimi. Bimbingan Untuk Mencapai Tingkat Mu’min (Mu’idzatul Mu`minin). Diterjemahkan oleh Moh. Abdai Rathomy. Bandung: CV. Diponegoro, 1988.
Adnyana, I Made Dwi Susila, dan Jro Mangku Mardika. UPACARA MANUSIA YADNYA (SARIRA SAMSKARA) DI BALI: Tinjauan dari Sudut Pandang Filosofis, Sosiologis dan Religiosains. Bali: NILACAKRA, 2022. https://www.google.co.id/books/edition/Upacara_Manusa_Yadnya_Sarira_Samskara_Di/RZl9EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=samskara&pg=PA21&printsec=frontcover.
Al-Munajjid, Muhammad Shalih. Aku Ingin Bertaubat Tetapi... Diedit oleh Ida Rahmawati. Diterjemahkan oleh Abdul Kadir Mahdamy. Solo: CV. Pustaka Mantiq, 1997.
Arifinsyah, Arifinsyah, Fitriani Fitriani, dan Isya Intan Fauzi. “TAUBAT DALAM PANDANGAN ISLAM DAN KRISTEN.” Studia Sosia Religia 5, no. 1 (2022). http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ssr/article/view/12173.
Az-Zuhaili, Wahbah. Fiqih Islam Wa Adillatuhu. Diterjemahkan oleh Abdul Hayyie Al-Kattani dan Dkk. Vol. 7. Jakarta: Gema Insani, 2011. https://www.google.co.id/books/edition/Fiqih_Islam_wa_Adilatuhu_Jilid_7/U1U0EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=pengampunan+dosa+dalam+Islam&pg=RA2-PA137&printsec=frontcover.
Bagus Putu Eka Suadnyana, Ida. “Ajaran Agama Hindu dalam Kisah Atma Prasangsa.” Sphatika: Jurnal Teologi 11, no. 2 (2020): 209–21. http://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/Sphatika/article/view/1967.
Bainuan, Izak Rio Hernemus. “Konsep Keselamatan Menurut Calvin (GKPB) Dan Kelepasan Dalam Agama Hindu Dharma Bali: Studi Perbandingan Agama.” Universitas Kristen Duta Wacana., 2021.
Bashori, Achmad Imam. “Mediasi Pengampunan Dosa (Studi Komparatif Ayat 48 dan Ayat 123 dalam Surah Al-Baqarah).” KACA Karunia Cahaya Allah: Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin 9, no. 2 (2019). https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/kaca/article/view/105.
Darmayasa. “Mantra Gayatri.” Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat, 2016. https://phdi.or.id/artikel.php?id=mantra-gayatri-dalam.
Djelantik, I Gde Kt. “WIKU yang mengkhusus.” Warta Hindu dharma 72, no. 7 (1895).
Dollah, Sri Rahayu Haji, dan Khadijah Mohd Khambali. “Konsep Taubat Menurut Islam dan Kristian dari Perspektif Perbandingan.” AFKAR: Jurnal Akidah & Pemikiran Islam 18, no. 1 (2016). http://ijie.um.edu.my/index.php/afkar/article/view/5443.
Dutt, Manmatha Nath, ed. Rig-Veda Samhita First Ashtaka. Calcutta: Elysium Press, 1906.
“Gawami’ al-Kalim.” Qatar: Lembaga Idarah al-Ammal lil Awqaf wa as-Syuun Islamiyah dengan Islamweb.net, 1988.
Gustiwi, Triska, Vivik Shofiah, dan Khairunnas Rajab. “Psikoterapi Taubat?: Model Terapi Mental Dalam Islam.” Psychology Journal of Mental Health 4, no. 1 (2022). https://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/article/view/54.
Hakim, Agus. PERBANDINGAN AGAMA (Pandangan Islam Mengenai Kepercayaan Majusi-Shabiah-Yahudi-Kristen-Hindu & Budha). Bandung: CV. Diponegoro, 1979.
Hidayat, Zaky Taofik. “KONSEP TAUBAT DALAM AL-QURÂN MENURUT SAYYID QUTHB.” Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2010. http://repository.uin-suska.ac.id/214/.
Kementrian Agama RI. “Qur’an Kemenag In MS. Word.” Qur’an in Microsoft Word dan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), 2019.
Mansur, Sufa’at. Agama-Agama Besar Masa Kini. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR, 2011.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3 ed. USA: SAGE Publications Inc., 2014.
Minati, Dwi Rinda. “Makna Air dalam Ritual Keagamaan pada Perspektif Islam dan Hindu.” EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2, no. 2 (27 September 2022): 656–61. http://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety/article/view/224.
Muhammad, Abubakar. Terjemahan Subulus Salam. Surabaya: AL IKHLAS, n.d.
Mujahideen, H. Y. Ahmad, dan A. G. Hamidi. “KONSEP TAUBAT MENURUT PERSPEKTIF ISLAM.” Journal of Islamic, Social, Economics and Development (JISED) 5, no. 29 (2020): 100–108. http://www.jised.com/PDF/JISED-2020-29-06-11.pdf.
Muliani, Ni Made. “Ketulusan Hati Dalam Doa.” In Motivasi Kehidupan. Bandung: CV. Media Sains Indonesia, 2022. https://www.google.co.id/books/edition/Motivasi_Kehidupan/rfN3EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=asuci+laksana&pg=PA64&printsec=frontcover.
Nurlidiawati. “Sungai Sebagai Wadah Awal Munculnya Peradaban Umat Manusia.” Rihlah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan 2, no. 01 (21 Oktober 2014): 96–106. https://doi.org/10.24252/RIHLAH.V2I01.1349.
“Pengampunan Dosa dalam Hindu.” Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat, 2022. https://phdi.or.id/artikel.php?id=pengampunan-dosa-dalam-hindu.
Polnaya, Karen Gracia. “Dialektika Teologis Antara Konsep Hukum Tabur Tuai dalam Kekristenan Dan Hukum Karma Dalam Agama Hindu.” Universitas Kristen Duta Wacana, 2020. https://katalog.ukdw.ac.id/3466/.
Pratama, Akbar. Kisah 1001 Mitos-Mitos Unik di Dunia. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia, 2013. https://www.google.co.id/books/edition/Kisah_1001_Mitos_Mitos_Unik_di_Dunia/omdwDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=pengampunan+dosa+dalam+Hindu&pg=PA100&printsec=frontcover.
Qisthi, Aqis Bil. Tuntunan Shalat (Nabi Muhammad saw.). Surabaya: Bintang Usaha Jaya Surabaya, 2005.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah. Vol. 9. Tangerang: PT. Lentera Hati, 2021.
Sulaiman, Tasirun. A Book of Wisdom: Menghimpun Cerita, Menggali Makna. Bandung: Panca Terra Firma, 2020. https://www.google.co.id/books/edition/A_Book_of_Wisdom/4dwBEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=pengampunan+dosa+dalam+Islam&pg=PA247&printsec=frontcover.
Swarupananda, Swami, trans. oleh. Srimad-Bhagavad-Gita, English translation and commentary. sacred-texts.com, 1909. https://www.sacred-texts.com/hin/sbg/sbg23.htm.
Thabbarah, Afif Abdul Fattah. Dosa Dalam Pandangan Islam. Diterjemahkan oleh Bahrun Abu Bakar. 3 ed. Bandung: Penerbit RISALAH BANDUNG, 1986.
Yulianti, Erba Rozalina. “Tobat Sebagai Sebuah Terapi (Kajian Psikoterapi Islam).” Syifa al-Qulub: Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik 1, no. 2 (2017). https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/syifa-al-qulub/article/view/1429.
Zuhdy, Halimi. “Derai Dosa, Derasnya Ampunan Sang Penguasa Semesta(Membincang Dosa dan Pengampunan dalam Perspektif Islam).” In DOSA DAN PENGAMPUNAN:Pergulatan Manusia dengan Allah, diedit oleh Greorius Pasi dan Peter B. Sarbini. Malang: STFT Widya Sasana, 2016. http://eprosiding.stftws.ac.id/index.php/serifilsafat/article/view/122/62.
Zunaidi, Ahmad Arif. “Konsep taubat dan implementasinya menurut perspektif Imam Nawawi.” Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 2018. http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/8239/.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Laili Nabilah Nazahah Najiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






