Penerapan Model Fun Learning Dalam Peningkatan Hafalan Al -Qur’an Pada Siswa Kelas VII SMP Darul Muta’allimin Tanah Merah Kabupaten Aceh Singkil

The Implementation of the Fun Learning Model in Enhancing Qur'anic Memorization Among Seventh-Grade Students at SMP Darul Muta’allimin, Tanah Merah, Aceh Singkil Regency

Authors

  • Abdul Rajab SMP Darul Muta’allimin Tanah Merah Aceh Singkil
  • Ibrahim Ibrahim SMP IT Salman Bin Aswet NU

DOI:

https://doi.org/10.70742/arsos.v2i1.173

Keywords:

Fun Learning, Qur'anic Memorization, Classroom Action Research, Learning Effectiveness

Abstract

The success of the learning process is influenced by several factors, one of which is the selection of an appropriate learning model. Based on observations of seventh-grade students at SMP Darul Muta’allimin, Aceh Singkil, the learning models used by teachers have not been sufficiently varied. The Qur'anic memorization method remains monotonous, making the learning process less engaging and repetitive. As a result, students' progress in tahfiz has not met the established proficiency criteria. This study aims to examine the implementation of the Fun Learning model in improving Qur'anic memorization among seventh-grade students at SMP Darul Muta’allimin, Aceh Singkil. The study employs a classroom action research (CAR) methodology, using an intervention-based cyclical research design following the Kemmis and Taggart model. Data collection was conducted through observational methods, where the researcher assessed students' Qur'anic memorization abilities using evaluation sheets. The findings indicate a significant improvement in students’ Qur'anic memorization abilities following the implementation of the Fun Learning model. The application of this learning model had a positive impact on students' memorization outcomes, as reflected in the increasing mastery levels recorded across the research cycles: Cycle I (54%), Cycle II (92%), and Cycle III (100%). The implementation of the Fun Learning model proved to be an effective strategy for enhancing students' Qur'anic memorization, helping them feel more prepared for subsequent memorization tasks.

 [Keberhasilan dalam proses Pembelajaran di pengaruhi oleh beberapa factor, salah satu diantaranya ialah pemilihan model pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan pengamatan siswa kelas VII di SMP Darul Muta’allimin Aceh Singkil, penggunaan model pembelajaran oleh guru belum variatif, metode Hafalan Al-Qur’an masih menoton, membuat pembelajaran Hafalan Al-Qur’an kurang menarik dan menoton, sehingga berdampak pada peningkatan Tahfizd siswa yang belum tercapai Kriteria Ketuntasan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran fun learning dalam meningkatkan hafalan al-qur’an siswa kelas VII di SMP Darul Muta’allimin Aceh Singkil Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, desain intervensi tindakan atau rancangan siklus penelitian menggunakan metode Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Peneliti mengumpulkan data dengan mengobservasi kemampuan Hafalan   al–Qur’an siswa pada lembar penilaian. Hasil Penelitian terjadi peningkatan kemampuan hafalan Al-Qur’an pada siswa kelas VII SMP Darul Muta’allimin Aceh Singkil setelah penerapan model Fun Learning.  Pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Fun Learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil hafalan Al-Qur’an siswa di SMP Darul Muta’allimin Aceh Singkil yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar hafalan peserta didik dalam setiap siklus, yaitu Pada Hafalan Al-Qur’an siklus I ( 54 %), siklus II ( 92 & ) dan sikulus III (100 %). Penerapan pembelajaran dengan Model Pembelajaran Fun Learning efektif untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an peserta didik yang telah dilaksanakan peserta didik selama ini, sehingga mereka merasa siap untuk menghadapi hafalan berikutnya].

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulwaly, C. (2019), Rahasia dibalik hafalan ulama, Yogyakarta: Laksana

Alhafidz, A.W. (2005) Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur’an, Jakarta: Bumi Aksara.

Anwar, T.K dan Gunawan, A. (2018). Menghafal Alquran dengan otak kanan, Jakarta: PT Elex Media Komputindo- Gramedia.

Arikunto, S. (1993). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta.

Ash Shabuny, M.A. (1982). Pengantar Study Al-Qur’an (At-Tibyan), Bandung: Al-Ma’arif.

Azizah, N.A. (2022) Penerapan Metode Fun Learning Untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Quran Hadist : Penelitian Tindakan Kelas di kelas II MI Alhidayah.

Basri, B., Walidin, W., & Jamali, Y. (2023). Penerapan Model Fun Learning Dalam Peningkatan Tahfidz Alquran Pada Siswa Kelas VII Smp IT Raudhatul Ulum Kota Subulussalam. Abdurrauf Journal of Islamic Studies, 2(2), 162-181.

Bombana. M http://digili.iainkendari.ac.id/id/eprint/170. Diakses pada 17 Agustus 2022

Dall, J. (2007). Kamus Bahasa Inggris-Indonesia, Jakarta: PT. Gramedia.

Direktorat Jendral Pendidikan Islam Departemen Agama RI (2003). Sistem Pendidikan Nasional no 20.

Efferin, S. (2014). Metode Penelitian untuk Akuntansi, Malang: Bayumedia Publishing.

Hadi, A. (1998). Metodologi Penelitian Pendidikan, Bandung: CV Pustaka Setia.

Hajra. Meningkatkan Hasil Belajar PAI Melalui Penerapan PAIKEM siswa kelas 6 SDN 51

Herwibowo, B. (2014). Menghafal Al-Quran Semudah Tersenyum, Sukoharjo: CV. Farishma Indonesia.

Herwibowo, B. 2014). Menghafal Semudah Tersenyu, Sukoharja: Farishma Indonesia

Hidayat, A., Sa'diyah, M., & Lisnawati, S. (2020). Metode pembelajaran aktif dan kreatif pada madrasah diniyah takmiliyah di kota bogor. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 9(01), 71-86.

Hidayatullah, F. (2010). Pendidikan Karakter:membangun peradaban bangsa, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Huda, M. (2015). Peran Pendidikan Islam Terhadap Perubahan Sosial. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(1).

J.R. Raco, Metode Penelitian Kualitatif: Jenis Karakteristik dan Keunggulan, Jakarta: Grasindo, 2010

Kementerian Agama, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Bandung: PT Syaamil Al-Qur’an, 2009

Kusnandar, Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas, Raja Grafindo, Jakarta: 2009

Kusrin, “penghalang Terbesar Dalam Menghafal Al-Qur’an. Dalam 9http://www.Dakwatun.com/2015/04/02/6678/penghalang-terbesar-dalam-menghafal- alquran /amp/?espv=1 Diakses 1 mei 2022

Latipah, E. (2014) Metode Penelitian Psikologi Pendidikan, Yogyakarta: Deepublish.

Lestari, E. A., & Nuryanti, N. (2022). Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Anak. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(5), 3689-3694.

Lubis, M.A. (2019). Implementasi Metode Fun Learning dalam Pembelajaran PAI Materi Shalat Berjamaah di SD Alam Aulia Kendal Kelas 1 Semester II.

Mahmud, (2011). Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: CV Pustaka Setia.

Margo, (2010). Metodelogi Penelitian Pendidikan, Jakarta: PT, Rineka Cipta.

Masitoh. (2009). Strategi Pembelajaran, Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Mazidatur, R. (2019). Pengaruh Metode Fun Learning dalam Pembelajaran Pai Materi Shalat Berjamah di SD Alam Kendal kelas 1 Semester II 2019.

Novitasari, D. Efektifitas Metode ODOA dalam menghafal Alquran bagi siswa kelas VI SDN Karangtengah 02 Weru Sukaharjo

Nurdyansyah, (2016). Inovasi Model Pembelajaran, Sidioarjo: Nizaman Learning Center

Potter, B.D & Reardon, M. (2000) Membiasakan belajar Nyaman dan Menyenangkan, Bandung: Penerbit Kaifa.

Rusman, Model Model Pembelajaran, charisma Putra Utama, Depok :2012 Diakses tanggal 29 Juli 2022

Saebani, B.A & Nurjaman, K. (2013). Manajemen Penelitian Bandung: Pustaka Setia.

Safitri, A. (2022). Fun Learning Membuat Pelajaran Menyenangkan, dalam http://Sekolahmenyenangkan.org/funLearning-membuat-pelajaran-menyenangkan/ diakses 19 November

Samani & Hariyanto. (2011). Konsep dan model pendidikan karakter, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Samsul, M.U. (2017). Menangkap cahaya Alquran. Malang: Uin Press,

Siregar, L. Y. S. (2017). Full day school sebagai penguatan pendidikan karakter (Perspektif psikologi pendidikan islam). Fikrotuna: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 6(01).

Soefiandi, I. (2009). Strategi Mengembangkan Potensi Kecerdasan Anak, Jakarta: Bee Media.

Sudijono, A. (1996). Teknik Evaluasi Pendidikan Suatu Pengantar, Yogyakarta: Rama.

Sufandi , I. (2013). Agar Bacaan Alquran Tak sia sia, Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Sugiyono, (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Suhadha, M. (2012). Metode Penelitian Sosial Kualitatif untuk Studi Agama, Yogyakarta: SUKA-Press.

Sukmawati, H. (2021). Komponen-komponen kurikulum dalam sistem pembelajaran. Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(1), 62-70.

Tanzeh, A. (2011). Metodologi penelitian praktis, Yogyakarta: Teras.

Wadud, (2006). Pendidikan Agama Islam, Semarang: Karya Toha Putra.

Wasiatul, U. (2020). Upaya Guru PAI dalam Meningkatkan Sikap Cinta Budaya Islami di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pamekasan (Doctoral dissertation, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MADURA).

Wiriatmadja, R. (2015). Metode Penelitian Tindakan kelas, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif & penelitian Gabungan, Jakarta: Prenadamedia Group.

Downloads

Published

2025-03-14

How to Cite

Rajab, A., & Ibrahim, I. (2025). Penerapan Model Fun Learning Dalam Peningkatan Hafalan Al -Qur’an Pada Siswa Kelas VII SMP Darul Muta’allimin Tanah Merah Kabupaten Aceh Singkil: The Implementation of the Fun Learning Model in Enhancing Qur’anic Memorization Among Seventh-Grade Students at SMP Darul Muta’allimin, Tanah Merah, Aceh Singkil Regency . Abdurrauf Social Science, 2(1), 13–33. https://doi.org/10.70742/arsos.v2i1.173