From Counsel to the Aisle: The Practice of Markobar within the Framework of ‘Urf and the Ideal Concept of Marriage in Mandailing

Authors

  • Halum Musthafa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Zainal Azwar Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Azizah Mardiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Pengembangan Ilmu Al-Qur'an Sumbar
  • Marzuki Hafiz Alhamdani Hasibuan Al-Ahghaff University Hadramaut

DOI:

https://doi.org/10.70742/ahlika.v2i1.249

Keywords:

Markobar Tradition;, ?Urf, Sakinah, Mawaddah, Warahmah

Abstract

This study aims to examine the markobar tradition in walimatul ‘ursy (wedding banquet) ceremonies within the Mandailing community, as well as to analyze this practice from the perspective of Islamic law (?urf) and its contribution to the formation of a sakinah, mawaddah, wa rahmah (tranquil, loving, and compassionate) family. The markobar tradition is an oral cultural heritage rich in local, religious, and moral values passed down through generations. The main focus of this research is to understand how markobar is practiced, to analyze the cultural and religious values it contains, and to explore the role this tradition plays in supporting the formation of a harmonious and loving Islamic family in accordance with Islamic law. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews and documentation of Mandailing customary literature and Islamic legal references. The data were analyzed using a content analysis approach to identify key themes related to the implementation of markobar and the foundations of ?urf that support it. The findings show that markobar falls under the category of ?urf ?a???, which refers to community customs that do not contradict Islamic principles. This tradition plays a significant role in imparting marital advice and strengthening the value of togetherness within the household, thereby contributing to the formation of a samawa (sakinah, mawaddah, wa rahmah) family. The study recommends reinforcing the preservation of the markobar tradition as part of the harmonization between local culture and Islamic law and encourages greater involvement of the younger generation in sustaining traditions that support the development of sustainable Islamic families.

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi markobar dalam acara walimatul ‘ursy pada komunitas Mandailing, serta menelaah praktik tersebut dari perspektif hukum Islam (‘urf) dan kontribusinya dalam pembentukan keluarga sakinah mawaddah warahmah. Tradisi markobar merupakan warisan budaya lisan yang sarat dengan nilai-nilai lokal, religius, dan moral yang diwariskan secara turun-temurun. Fokus utama penelitian ini adalah memahami bagaimana markobar dijalankan, menelaah nilai budaya dan keagamaan yang terkandung di dalamnya, serta mengeksplorasi peran tradisi ini dalam mendukung pembentukan keluarga Islami yang harmonis dan penuh kasih sayang sesuai syariat Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam serta dokumentasi terhadap literatur adat Mandailing dan referensi hukum Islam. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait pelaksanaan markobar dan dasar-dasar ‘urf yang mendukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa markobar termasuk dalam kategori ‘urf sahih, yaitu kebiasaan masyarakat yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Tradisi ini memainkan peran penting dalam menanamkan nasihat pernikahan dan memperkuat nilai kebersamaan dalam rumah tangga sehingga terbentuknya keluarga samawa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelestarian tradisi markobar sebagai bagian dari harmonisasi antara budaya lokal dan hukum Islam, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam mempertahankan tradisi yang mendukung terbentuknya keluarga Islami yang berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Journals and Books

Abubakar, Ali. “The Chance on Islamic Family Law Study in Indonesia.” Petita: Jurnal Kajian ILmu Hukum Dan Syariah 4, no. 1 (2019): 93–106. https://doi.org/10.22373/petita.v4i1.13.

Afrinald Rizhan. “Kedudukan Al-‘Adah Dan Al-‘Urf Sebagai Sumber Hukum Islam.” Jurnal Gagasan Hukum 6, no. 01 (2024): 77–93. https://doi.org/10.31849/jgh.v6i01.19526.

Aji, Ahmad Mukri, Mara Sutan Rambe, Nur Rohim Yunus, and Rulia Feriera. “Weakening Tradition: The Shifting in Same-Clan Marriage Prohibition in Mandailing Batak.” Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 21, no. 2 (2021): 379–94. https://doi.org/10.15408/ajis.v21i2.23729.

Alfitri. “Protecting Women from Domestic Violence: Islam, Family Law, and the State in Indonesia.” Studia Islamika: Indonesian Journal For Islamic Studies 27, no. 2 (2020): 273–304. https://doi.org/10.36712/sdi.v27i2.9408.

Asman. “Dampak Negatif Judi Online Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Perspektif Hukum Keluarga Islam.” Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 1, no. 1 (2024): 11–35.

Azni, Azni, Wahidin Wahidin, Rahmad Kurniawan, and Ahmad Jupendri. “Tinjauan Kehujahan ‘Urf Terhadap Ijab Qabul Dalam Perspektif Hukum Islam.” Al-Fikru: Jurnal Ilmiah 16, no. 1 (2022): 69–81. https://doi.org/10.51672/alfikru.v16i1.83.

Azwar, Zainal, Mhd Ilham Armi, Zulfan, Ahmad Bakhtiar Bin Jelani, and Ahmad Luthfy Nasri. “Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations and Judicial Practices in Indonesia, Malaysia, and Turkey.” JIL: Journal of Islamic Law 5, no. 1 (2024): 62–85. https://doi.org/10.24260/jil.v5i1.2326.

Azwar, Zainal, Hamidun Majid, Firadus, Zulfan, and Arlis. “Dynamics Encounter of Tradition and Religion in the Wedding Parade (Baarak Bako) in Solok City West Sumatra.” Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam 22, no. 2 (2023): 399–430. https://doi.org/10.21093/mj.v22i2.5517.

Daryanti, Ulfa, and St Nurjannah. “Analisis ‘Urf Terhadap Tradisi Janur Kuning Dalam Adat Pernikahan Jawa Di Kabupaten Luwu Timur.” Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum 2, no. 1 (2021): 250–64. https://doi.org/10.24252/shautuna.v2i1.16220.

Diflizar, and Kaliandra Saputra Pulungan. “Pandangan Suku Mandailing Terhadap Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Menurut Prespektif Hukum Keluarga Di Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujung Batu Rokan Hulu.” Jurnal Hukumah: Jurnal Hukum Islam 5, no. 1 (2022): 144–63.

Dora, Nuriza, Ayu Saskia Lingga, Fadilani Audry, and Fadilatul Husna. “Tradisi Markobar Sebagai Identitas Dan Kearifan Lokal Masyarakat Batak Mandailing.” Tips: Jurnal Riset, Pendidikan Dan Ilmu Sosial 2, no. 2 (2024): 110–21.

Fajruddin Fatwa, Ah, and Marliyah. “When Rules And Tradition Collide A Human Rights Perspective on Legal Policy Denial on Islamic Javanese Marriage Ethnomathematical Norms.” Journal of Indonesian Islam 18, no. 2 (2024): 579–606. https://doi.org/10.15642/JIIS.2024.18.2.579-606.

Fauzan, Ahmad, and Hadi Amroni. “The Concept Of Sak?nah Family In The Contemporary Muslim Generation.” Al-’Adalah 17, no. 1 (2020): 51–70. https://doi.org/10.24042/adalah.v17i1.6458.

Fauzi. “‘Urf and Its Role in The Development of Fiqh: Comparative Study of Famliy Law Between Egypt and Indonesia.” El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga 7, no. 1 (2024): 346–71. https://doi.org/10.22373/ujhk.v7i1.23968.

Gegana, Tomi Adam, and Abdul Qodir Zaelani. “Pandangan Urf Terhadap Tradisi Mitu Dalam Pesta Pernikahan Adat Batak.” El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law 3, no. 1 (2022): 18–32. https://doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v3i1.12495.

Hadri Nasution, Laila, and Araf Aliwijaya. “Strategi Preservasi Digital Tradisi Lisan Makkobar Dalam Upacara Perkawinan Adat Mandailing (Studi Kasus Di Kota Padangsidimpuan).” Forum Perpustakaan Digital Indonesia, no. c (2023). https://www.researchgate.net/profile/Araf-Aliwijaya/publication/376835854_Strategi_Preservasi_Digital_Tradisi_Lisan_Makkobar_dalam_Upacara_Perkawinan_Adat_Mandailing_Studi_Kasus_di_Kota_Padangsidimpuan/links/658c0d310bb2c7472b1545ac/Strategi-Preservasi-Di.

Harahap, Khairul Fahmi, Amar Adly, and Watni Marpaung. “Perhitungan Weton Sebagai Penentu Hari Pernikahan Dalam Tradisi Masyarakat Jawa Kabupaten Deli Serdang: Ditinjau Dalam Persfektif ‘Urf Dan Sosiologi Hukum.” Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial Islam 9, no. 02 (2021): 293–318. https://doi.org/https://doi.org/10.30868/am.v9i02.1597.

Harahap, Rizka Indah Fadhila, and Hasnun Jauhari Ritonga. “Nilai-Nilai Markobar Dalam Pernikahan Adat Mandailing Dan Keterkaitannya Dengan Bimbingan Konseling Islami.” Ganaya?: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 7, no. 2 (2024): 224–36. https://doi.org/10.37329/ganaya.v7i2.3202.

Hasibuan, Armyn, Miswari Miswari, and Ismail Fahmi Arrauf Nasution. “Religious and Cultural Demarcation: The Mysticism Dimension in the Pajonjong Bagas Tradition By the Batak Angkola Muslim Community.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 24, no. 2 (2024): 283. https://doi.org/10.22373/jiif.v24i2.19585.

Hasibuan, Susi Novi Handayani, Elly Prihasti Wuriyani, and Rosmawaty Harahap. “Tradisi Lisan Adat Mandailing Kajian Semiotik Makkobar.” Journal of Educational and Language Research 8721, no. 1986 (2022): 1477–86.

Husna, Fadiyah Kamilatul, and Syabbul Bachri. “Pemahaman Istri Cerai Mati Dalam Penerapan Ihdad Perspektif ’Urf.” Sakina: Journal of Family Studies 7, no. 2 (2023): 287–99. https://doi.org/10.18860/jfs.v7i2.3627.

Karimah, Sitta Nur. “Praktek Babilangan Pada Tradisi Basasuluh Suku Banjar Presfektif Urf’.” Jurnal Justisia?: Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-Undangan Dan Pranata Sosial 7, no. 2 (2022): 346. https://doi.org/10.22373/justisia.v7i2.15114.

Kartini, Aisyah, and Zainal Azwar. “Tradisi Mangan Maradat Dalam Acara Walimatul ‘Ursy Persfektif ’Urf: Studi Kasus Di Pasaman Barat.” Sangaji: Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum 8, no. 1 (2024): 123–36. https://doi.org/https://doi.org/10.52266/sangaji.v8i1.2916.

Kau, Sofyan A.P., Nazar Husain Hadi Pranata Wibawa, Ajub Ishak, and Zumiyati Sanu Ibrahim. “Gorontalo Tradition of Molobunga Yiliyala: Cultural and Islamic Law Perspectives.” QIJIS: Qudus International Journal of Islamic Studies 11, no. 2 (2023): 427–66. https://doi.org/10.21043/qijis.v11i2.19482.

Mahmudin. “Implementasi Pembekalan Pranikah Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah.” Millah: Journal Of Religious Studies 15, no. 2 (2016): 299–318. https://doi.org/10.20885/millah.vol15.iss2.art6.

Maloko, M. Tahir, Agus Indiyanto, Henky Fernando, and Yuniar Galuh Larasati. “Sompa Tanah in Makassar Bugis Customary Marriages: Legal, Religious, and Cultural Perspectives.” Jurnal Ilmiah Peuradeun 12, no. 3 (2024): 1213–36. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v12i3.1309.

Masri. “Konsep Keluarga Harmonis Dalam Bingkai Sakinah, Mawaddah, Warahmah.” Jurnal Tahqiqa?: Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam 18, no. 1 (2024): 109–23. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v18i1.219.

Musthafa, Halum, Firdaus, and Zainal Azwar. “Analysis Of The Lajnah Bahtsul Masail NU Fatwa Method On Divorce Jokes.” El-Ahli: Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 1 (2025): 24–44. https://doi.org/10.56874/el-ahli.v6i1.2032.

Musyafaah, Nur Lailatul, Alif Safinatul Ilmiyah, Lely Dewi Safitri, and M. Zakky Tasywirul Fanny. “Tetap Sakinah Di Tengah Pandemi: Usaha Korban Pemutusan Hubungan Kerja Di Dusun Rejodadi Desa Campurejo Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik.” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 14, no. 1 (2021): 40–56. https://doi.org/10.14421/ahwal.2021.14104.

Nst, Lisca Anggina, and Irwan. “Tradisi Mangompa Manuk Dalam Pesta Adat Pernikahan Masyarakat Mandailing Natal Perspektif Urf.” UNES Law Review 6, no. 1 (2023): 3133–46.

Nuroniyah, Wardah, and Bani Syarif Maula. “Muslim Women Adhering To Minangkabau’s Bajapuik Tradition in Cirebon, West Java: Compromizing a Gendered Culture in Islamic Law.” Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam Dan Kemanusiaan 22, no. 2 (2022): 135–53. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v22i2.135-154.

Parhi, Nurmu’izzatin Zaharatul, and Muh Rizwan Azzahidi. “Pendekatan ’Urf Dalam Studi Islam (Adat Nyongkolan Pada Suku Sasak Dalam Studi Islam).” Manazhim: Jurnal Manajemen Dan Ilmu Pendidikan 4, no. 2 (2022): 517–31.

Putra, Dedisyah. “Tradisi Markobar Dalam Pernikahan Adat Mandailing Dalam Perspektif Hukum Islam.” El-Ahli?: Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 2 (2020): 18–34. https://doi.org/10.56874/el-ahli.v1i2.311.

Putri, Darnela. “Konsep ‘Urf Sebagai Sumber Hukum Dalam Islam.” El-Mashlahah 10, no. 2 (2020): 14–25. https://doi.org/10.23971/maslahah.v10i2.1911.

Rismayanti, Tiara, Danu Aris Setiyanto, and Muhammad Auzai. “Long-Distance Relationship Family Resilience Strategy and Its Relevance to the Development of Islamic Family Law in Indonesia.” JIL: Journal of Islamic Law 3, no. 2 (2022): 132–58. https://doi.org/10.24260/jil.v3i2.842.

Rizal, Fitra. “Penerapan ‘Urf Sebagai Metode Dan Sumber Hukum Ekonomi Islam.” AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam 1, no. 2 (2019): 155–76. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v1i2.167.

Sadat, Anwar, Muhammad Tahmid Nur, M. Sadik, and A. Zamakhsyari Baharuddin. “Determination of Auspicious Days in Wedding Traditions in Mandar, West Sulawesi: Perspective of Islamic Law.” Samarah 7, no. 3 (2023): 1422–46. https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i3.17864.

Sandi, Deka Maita, and Sanira Harahap. “Tradisi Lisan Masyarakat Angkola Dalam Upacara Adat Markobar Pabagas Boru Di Kabupaten Tapanuli Selatan.” Jurnal Tarombo Pendidikan Sejarah IPTS 4, no. 2 (2023): 1–5.

Sholahuddin Ashani, Mawaddah, Maraimbang. “Peranan Badan Penasihat Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Pada Masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan.” Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies 2, no. 4 (2021): 54–65. https://doi.org/10.51178/cjerss.v2i4.309.

Sholeh, M. Gunawan Ismail. “Tradisi Sorong Serah Dalam Prosesi Perkawinan Masyarakat Adat Sasak: Sebuah Tinjauan ‘Urf.” Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum 21, no. 1 (2023): 32–41. https://doi.org/10.32694/qst.v21i1.2198.

Sifa Mulya Nurani, and M.Muhsin. “Paradigma Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah Dan Relasinya Dengan Tingkat Perceraian Serta Pertumbuhan Penduduk Di Indonesia.” Legitima?: Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 1 (2021): 14–31. https://doi.org/10.33367/legitima.v4i1.1860.

Sihombing, Sulaiman, and Zulhamri. “Adat Markobar Dalam Psikologi Pranikah Sulaiman.” Lentera Ilmu: Jurnal Kependidikan, Riset Dan Teoritis 1, no. 2 (2024): 18–30.

Siregar, Yunarni, Novi Anoegrajekti, and Siti Gomo Attas. “Markobar Oral Tradition as Local Wisdom of the Mandailing Community.” In International Conference Of Nusantara Curtural Studies: Nusantara Manuscripts As a Humanities Documents, 192–98. Surakarta: Department Of Curtural Studies Postgraduated Program Sebelas Maret University, 2021.

Sukmawati, Berlia, and Mu’ammar Khadafi. “Family Achievements That Are Sakinah, Mawaddah, Warahmah.” MILRev?: Metro Islamic Law Review 1, no. 2 (2022): 243. https://doi.org/10.32332/milrev.v1i2.6212.

Sulfinadia, Hamda, Jurna Petri Roszi, Rosdialena, Eli Suryani, and Anisa Fitri. “Implementation of Aqiqah in the Bulan Maulid in Nagari Padang Laweh West Sumatra Perspective’Urf.” Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam 8, no. 2 (2023): 465–84. https://doi.org/10.29240/jhi.v8i2.6800.

Syarvina, Wahyu, Sudirman Suparmin, and Tuti Anggraini. “Aplikasi ‘Urf Dalam Ekonomi Islam.” AT-TIJARAH: Jurnal Penelitian Keuangan Dan Perbankan Syariah 4, no. 1 (2022): 1–16. https://doi.org/10.52490/attijarah.v4i1.285.

Taufiqurrahman. “Nembot Penganu Sebagai Kearifan Lokal Suku Paser Perspektif ‘Urf.” De Jure: Jurnal Hukum Dan Syar’iah 10, no. 1 (2018): 40–48. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v10i1.6606.

Wahyuni, Afidah, and Harisah. “Konsep Al-Urf Dalam Perkembangan Society 5.0 Perspektif Fikih Kontemporer.” Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman 9, no. 1 (2023): 66–84.

Interviews

Interview with Rudianto Lubis, a Traditional Leader in Mandailing Natal, February 10, 2025.

Interview with Kasanuddin Batubara, a Former Bridegroom Who Participated in the Markobar Ceremony, March 16, 2025.

Interview with Khoiruddin, a Former Bridegroom Who Participated in the Markobar Ceremony, March 16, 2025.

Interview with Zulhan Nasution, a Traditional Leader in Mandailing Natal, February 23, 2025.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Musthafa, H. ., Azwar, Z. ., Mardiyah, A. ., & Hasibuan, M. H. A. . (2025). From Counsel to the Aisle: The Practice of Markobar within the Framework of ‘Urf and the Ideal Concept of Marriage in Mandailing. Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 2(1), 91–124. https://doi.org/10.70742/ahlika.v2i1.249