Building Islamic Ideology From Historical Studies : From Pesantren To Parliamentary Leadership

Authors

  • Yafis Alfian Hasan Islamic Studies Faculty - Etablissement Dar Al-Hadith Al-Hassania

DOI:

https://doi.org/10.70742/ahlika.v1i2.108

Keywords:

Democracy, Islam, Ideology, Indonesia

Abstract

Political parties are the axis of the democratic movement in a country. The urgency of ideology in political parties is very important in determining the party's future policies and decisions and strengthening the party's identity in the diversity of society. The emergence of ideology in people's lives gives its own style and has an impact on modern democracy. This study uses a qualitative descriptive approach. The results of the study show that Islamic ideology has colored democratic life by integrating Islamic values in the law and laws of the republic. Islamic boarding schools become institutions that supervise the Islamic community and educate and foster Islamic ideology and a sense of nationalism towards the republic. Behind that, Islamic boarding schools also produce the next generation in sustainability. The emergence of figures during the independence period is an example for Muslims today.

Abstrak: Partai politik menjadi poros dalam gerakan demokrasi di suatu negara. Urgensi ideologi dalam partai politik sangat penting dalam menentukan kebijakan, keputusan masa depan partai dan memperkuat identitas partai dalam keberagaman masyarakat. Munculnya ideologi dalam kehidupan masyarakat memberikan gayanya sendiri dan berdampak pada demokrasi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. hasil penelitian menunjukkan ideologi Islam telah mewarnai kehidupan demokrasi dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam hukum dan hukum republik. Pesantren menjadi lembaga yang mengawasi komunitas Islam dan mendidik serta menumbuhkan ideologi Islam dan rasa nasionalisme terhadap republik. Di balik itu, Pesantren juga menghasilkan generasi penerus dalam keberlanjutan. Munculnya tokoh-tokoh pada masa kemerdekaan menjadi contoh bagi umat Islam saat ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Journal and Books

Abd Rohim, Zaini Tamin. “Pesantren Dan Politik (Sinergi Pendidikan Pesantren Dan Kepemimpinan Dalam Pandangan KH. M. Hasyim Asy’ari).” UIN Sunan Ampel Journal of Islamic Education 3, no. 2 (2015): 323–45.

Akil, Irsad Irsad. “Kontribusi Ulama Sufi Dalam Keutuhan NKRI.” PUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu Dan Hikmah 6, no. 2 (2021): 59–76.

Alfisyah, Alfisyah, Sapriya Sapriya, and Lumban Arofah. “Civic Education Di Pesantren Sebagai Basis Pembentukan Kesadaran Kebangsaan.” Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan 3, no. 4 (2021): 1534–42. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.602.

Azca, Muhammad Najib, Hairus Salim, Mohammad Zaki Arrobi, Budi Asyhari, and Ali Usman. Dua Menyemai Damai: Peran Dan Kontribusi Muhammadiyah Dan Nahdlatul Ulama Dalam Perdamaian Dan Demokrasi. UGM PRESS, 2021.

Fadhli, Muhammad Rijal, and Bobi Hidayat. “KH. Hasyim Asy’ari Dan Resolusi Jihad Dalam Usaha Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945.” SwarnaDwipa 2, no. 1 (2018): 61–72. https://doi.org/10.24127/sd.v2i1.762.

Haidar, M Ali. Nahdatul Ulama Dan Islam Di Indonesia: Pendekatan Fikih Dalam Politik. PT Gramedia Pustaka Utama, 1994.

Hanafi, Muhammad. “Kedudukan Musyawarah Dan Demokrasi Di Indonesia.” Jurnal Cita Hukum 1, no. 2 (2013): 95778.

Helani, Nurma. “Peran Haji Agus Salim Dalam Konflik Perpecahan Sarekat Islam Tahun 1914-1936,” 2019.

Hillman, Ben. “Ethnic Politics and Local Political Parties in Indonesia.” Asian Ethnicity 13, no. 4 (2012): 419–40. https://doi.org/10.1080/14631369.2012.710078.

Ikrar, Ikrar. “Partai-Partai Islam Di Indonesia (Latar Belakang Dan Dinamika Perjalanannya).” Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah 1, no. 2 (2016). https://doi.org/10.30984/as.v1i2.199.

Iryana, Wahyu. Sejarah Pergerakan Nasional: Melacak Akar Historis Perjuangan Bangsa Indonesia Dan Kiprah Kaum Santri Dalam Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Prenada Media, 2022.

Kahin, George McTurnan. Nasionalisme Dan Revolusi Di Indonesia. Malaysia: Dewan Bahasa dan Pustaka, Kementerian Pelajaran Malaysia, 1980.

Kirana, Zuyyina Candra. “Pandangan Azyumardi Azra Terhadap Modernisasi Pesantren.” INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, Dan Kebudayaan 3, no. 1 (2017): 77–94.

List, Christian, and Robert E Goodin. “Epistemic Democracy: Generalizing the Condorcet Jury Theorem.” Journal of Political Philosophy 9, no. 3 (2001): 277–306. https://doi.org/10.1111/1467-9760.00128.

Nanang Trenggono, Nanang Trenggono. “Antagonisme Komunikasi Politik: Konsekuensinya Terhadap Integrasi Politik.” Suluh Media, 2021.

Permadi, Singgih Bambang. “Proses Pemilihan Umum 1955 Di Indonesia.” Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNY [Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta]. Tersedia Secara Online Juga Di: Https://Eprints. Uny. Ac. Id/21750/9/Ringkasan. Pdf [Diakses Di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 3 Juli 2018], 2014.

Raharjo, Handri. Metamorfosis Sarekat Islam. Media Pressindo, 2019.

Rahmatunnisa, Mudiyati. “Desentralisasi Dan Demokrasi.” Governance 1, no. 2 (2011): 1–21.

Rosana, Ellya. “Negara Demokrasi Dan Hak Asasi Manusia.” Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam 12, no. 1 (2016): 37–53.

Setiawan, Zudi. “Peran Tokoh Nahdlatul Ulama Dalam Proses Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.” Spektrum 18, no. 2 (2021). https://doi.org/10.31942/spektrum.v18i2.4800.

Sidiq, Muhammad, Robi Cahyadi Kurniawan, Arizka Warganegara, and Fitria Barokah. “Kehadiran Partai Gelombang Rakyat Indonesia Sebagai Manajemen Konflik Internal Partai Politik.” Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan 9, no. 2 (2023): 271–88. https://doi.org/10.25157/moderat.v9i2.2822.

Sitompul, Einar Martahan, and M Th. Nu & Pancasila. LKIS PELANGI AKSARA, 2011.

Soe, Hok Gie. Di Bawah Lentera Merah: Riwayat Sarekat Islam Semarang, 1917-1920. Yayasan Bentang Budaya, 1999.

Suhartawan, Budi. “Konsep Kepemimpinan Dalam Perspektif Al-Qur’an.” TAFAKKUR: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 2, no. 1 (2021): 1–23.

Sujati, Budi. “Dinamika Partai Nahdlatul Ulama Pada Pemilihan Umum 1955 Di Jawa Barat.” Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam 8 (2020).

Suleman, Zulfikri. Demokrasi Untuk Indonesia: Pemikiran Politik Bung Hatta. Penerbit Buku Kompas, 2010.

Syarif, M Syarif M. “Politik Etis Pemerintah Kolonial Hindia Belanda Dan Pengaruhnya Terhadap Pesantren.” INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, Dan Kebudayaan 5, no. 1 (2019): 109–31.

Wiharyanto, A Kardiyat. Sejarah Indonesia Dari Proklamasi Sampai Pemilu 2009. Sanata Dharma University Press, 2022.

Wulandari, Prisca Kiki, Destriana Saraswati, and Surya Desismansyah Eka Putra. Membangun Indonesia: Pemberdayaan Pemuda Berwawasan Pancasila. Universitas Brawijaya Press, 2017.

Yulianita, Neni. “Potensi Opini Publik Terhadap Eksistensi Ormas & Partai Islam.” Mimbar: Jurnal Sosial Dan Pembangunan 19, no. 1 (2003): 106–17.

Website

Government of the Republic of Indonesia. Law Number 2 of 2008 on Political Parties. (2008). Retrieved from https://id.wikisource.org/wiki/Undang-Undang_Republik_Indonesia_Nomor_2_Tahun_2008

Downloads

Published

2024-12-02

How to Cite

Hasan, Y. A. (2024). Building Islamic Ideology From Historical Studies : From Pesantren To Parliamentary Leadership. Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 1(2), 128–147. https://doi.org/10.70742/ahlika.v1i2.108