Peran Museum Negeri Medan Dalam Pelestarian Warisan Budaya Multietnis Di Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.70742/dampeng.v1i4.486Keywords:
Medan State Museum, Cultural Preservation, Multiethnic North Sumatra.Abstract
This study aims to analyze the role of the Medan State Museum in preserving multi-ethnic cultural heritage in North Sumatra. The museum is understood not only as a place for storing historical artifacts, but also as a space for public education and a means of strengthening community cultural identity. This research employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method through observation, interviews, and documentation studies. The findings indicate that the Medan State Museum plays an active role in preserving ethnographic collections, representing the cultures of various ethnic groups in North Sumatra, and organizing educational programs as well as cultural exhibitions for the public. However, the museum still faces several challenges, including limitations in human resources, facilities, and low public interest in museum visits. Therefore, innovative, participatory, and sustainable management strategies are required to further optimize the museum’s role in preserving and safeguarding multi-ethnic cultural heritage.
[Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Museum Negeri Medan dalam pelestarian warisan budaya multietnis di Sumatera Utara. Museum dipahami tidak hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik dan sarana penguatan identitas budaya masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Negeri Medan berperan aktif dalam melestarikan koleksi etnografi, merepresentasikan kebudayaan berbagai etnis yang ada di Sumatera Utara, serta menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pameran budaya bagi masyarakat. Namun demikian, museum masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, serta rendahnya minat kunjungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan agar peran museum dapat lebih optimal dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya multietnis]
References
Amirudin, D. V., Muchsin, S., & Anadza, H. (2025). Efektivitas Pelayanan Pembelajaran Di Luar Sekolah Dalam Rangka Peningkatan Edukasi Pelestarian Sejarah Bagi Pelajar Kota Malang (Studi Pada Museum Mpu Purwa). Respon Publik, 19(2), 30-40.
Amirudin, D. V., Muchsin, S., & Anadza, H. (2025). Efektivitas Pelayanan Pembelajaran Di Luar Sekolah Dalam Rangka Peningkatan Edukasi Pelestarian Sejarah Bagi Pelajar Kota Malang (Studi Pada Museum Mpu Purwa). Respon Publik, 19(2), 30-40.
Ardiansyah, A. F., Saputra, A., Chatrine, C., Avesina, D. R., Natalia, D., Primandana, D. F., ... & Satino, S. (2024). Analisis Peran Museum Seni Jakarta di Kota Tua dalam Mempertahankan dan Melestarikan Warisan Budaya. Buletin Antropologi Indonesia, 1(2), 9-9.
Azhari, C. U., Fatgehipon, A. H., & Scorviana, N. (2025). Daya Tarik Fitur Interaktif Dalam Meningkatkan Kunjungan Museum: Studi Kasus Mengenal Paras Nusantara. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 2995-3003.
Azhari, P. I., Fibriasari, H., Hutahaean, H. D., Harahap, A., Kurniawan, R., Rais, M. A., & Fadilah, R. (2021). Laporan Akhir Tahun Penelitian Penelitian Terapan Inovasi Pengembangan Museum Virtual Sebagi Media Pembelajaran Sejarah Di Sumatera Utara.
Damanik, F. H. S. (2024). Kehidupan Multikultural Di Kota Medan: Dinamika, Tantangan, Dan Peluang. Mukadimah: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 8(1), 60-67.
Fatharani, A. (2021). Penataan Artefak Di Museum Konferensi Asia-Afrika Sebagai Representasi Identitas Nasional. Prajnaparamita, 10(2).
Gunarti, T. T., & Hasan, M. N. (2024, October). Pemahaman Mendalam Terhadap Warisan Budaya Lokal Dalam Dinamika Modernisasi. In Proceedings Of Annual Conference For Muslim Scholars (Vol. 8, No. 1, Pp. 421-429).
Hasanah, E. L., Majdina, A. N., & Enzelluthfiyah, L. (2025). Heritage Yang Terlupakan Analisis Tantangan Museum Warisan Budaya Di Era Museum Interaktif Dan Digital. Nazharat: Jurnal Kebudayaan, 31(1), 42-56.
Hidayat, M. H. M., Setiawan, Y., Hidayat, M., & Putri, M. A. K. (2025). Peran Budaya Lokal Dalam Pelestarian Nilai-Nilai Keagamaan: Studi Etnografi Terhadap Komunitas Adat Yang Menjalankan Syariat Islam. Khazanah: Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial Dan Kebudayaan, 1(1), 1-11.
Husni, M., & Siregar, T. R. (2000). Perhiasan Tradisional Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Indrawati, M., & Sari, Y. I. (2024). Memahami Warisan Budaya Dan Identitas Lokal Di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Ips, 18(1), 77-85.
Jannah, M., Monang, S., & Faturrahman, M. (2024). Pelestarian Naskah Kuno Di Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara. Journal Sains Student Research, 2(5), 41-56.
Mulyadi, T., Ilham, W., Atmaja, H. S., Sukmamedian, H., Rais, S., & Langi, Y. Y. (2025). Peran Stotytelling Dalam Menyusun Dan Mempertahankan Indentitas Brand Heritage Di Destinasi Wisata Museum Raja Ali Haji, Kota Batam. Journal Of Innovation Research And Knowledge, 5(1), 783-792.
Nabillah, S., Sumitra, N. R., & Rohimah, I. (2024). Revolusi Teknologi: Implementasi Museum Teknologi Dalam Menciptakan Pariwisata Interaktif Di Era Society 5.0. Peta-Jurnal Pesona Pariwisata, 3(1), 26-32.
Neviyarni, S., & Zen, Z. (2025). Membangun Pendidikan Dasar Melalui Perspektif Antropologi Dan Kebudayaan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 204-216.
Nindatu, P. I. (2018). Sasadu Sebagai Simbol, Identitas Budaya Dan Perekat Suku Sahu Di Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1).
Nuhiyah, N., & Darmawan, W. (2021). Kota Multietnis Surosowan Sebagai Living Museum: Upaya Pendidikan Multikultural Melalui Pembelajaran Sejarah Kreatif. Candrasangkala: Jurnal Pendidikan Dan Sejarah, 7(2), 107-114.
Octina, R. L., & Permatasari, R. Y. A. (2025). Peran Museum Rumah Garuda Dalam Meningkatkan Pembelajaran Identitas Nasional. Journal Of Civic Education, 8(2), 102-113.
Oktawardani, N. S., Asli, L., & Saputra, P. A. P. (2025). Peran Museum Soenda Ketjil Sebagai Media Komunikasi Pembelajaran:(Studi Tentang Pengalaman Pengunjung Dalam Meningkatkan Pemahaman Sejarah Lokal). Prabha Vidya, 5(2), 30-36.
Purba, H. D. N. (2007). Museum Negeri Sumatera Utara (Doctoral Dissertation, Universitas Medan Area).
Purba, M., & Adhitama, G. P. (2021). Implementasi Interior Naratif Dalam Upaya Membangun Narasi Etnisitas Pada Museum Negeri Provinsi Sumatra Utara. Serat Rupa: Journal Of Design, 5(2), 206-229.
Purba, M., & Prasetyo Adhitama, G. (2021). Implementasi Interior Ruang Naratif Dalam Upaya Membangun Narasi Etnisitas Pada Museum Negeri Provinsi Sumatra Utara.
Puspadewi Sekarlatih, H. (2023). Konservasi Kuratif Koleksi Logam Di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta (Doctoral Dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).
Rambe, T., & Sari, S. M. (2020). Toleransi Beragama Di Era Disrupsi: Potret Masyarakat Multikultural Sumatera Utara. Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman, 6(1), 133-146.
Rijal, S. (2024). Etnografi Komunikasi Bissu Pada Budaya Ritual Maggiri Di Segeri Kab. Pangkep (Doctoral Dissertation, Iain Parepare).
Sabila, N., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2025). Pelestarian Nilai Budaya Melalui Pendidikan Di Tengah Arus Globalisasi. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(4), 7641-7651.
Safitri, A., & Putri, T. A. (2024). Eksplorasi Hubungan Museum Dan Pariwisata Melalui Tata Koleksi Arsip Museum: Studi Kasus Museum Negeri Medan. Abdi Pustaka: Jurnal Perpustakaan Dan Kearsipan, 4(2), 82-92.
Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy Of Social Science And Global Citizenship Journal, 2(2), 76-84.
Sasmita, G. G., Susilo, J. S., Rahma, S., Shofa, S. M., Pratama, K. W., & Sasmita, W. (2025, July). Integrasi Ai Dalam Optimalisasi Tata Pamer Museum: Strategi Edukatif Berbasis Sejarah Dan Arkeologi. In Prosiding Semdikjar (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran) (Vol. 8, Pp. 681-689).
Shabrina, H. A., & Yusniah, Y. (2025). Strategi Pelestarian Koleksi Buku Langka Di Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara. Inkunabula: Journal Of Library Science And Islamic Information, 4(2), 67-82.
Shabrina, S. N., & Armellarena, F. (2025). Komunikasi Antar Budaya Di Museum Tumurun Solo Dan Implikasinya Terhadap Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah Multikultural. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Pembelajaran, 6(3).
Sriwigati, E., Ibrahim, Y. A., & Perdana, A. (2009). Koleksi Pilihan 25 Museum Di Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Sutaarga, M. A. (1998). Pedoman Penyelenggaraan Dan Pengelolaan Museum. Jakarta. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Telaumbanua, V. F., Ndraha, A. B., Waruwu, S., & Waruwu, M. H. (2025). Perencanaan Karyawan Berbasis Kearifan Lokal Di Museum Pusaka Nias. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2854-2863.
Triwani, R., Dioranta, S., Nadya, C., & Yunita, S. (2024). Strategi Ketahanan Nasional Dalam Perspektif Melestarikan Peninggalan Sejarah Dan Budaya Di Museum Negeri Sumatera Utara. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 12039-12046.
Widiyanto, J. (2025). Peran Museum Ranggawarsita Dalam Pengenalan Kebudayaan Lokal Bagi Generasi Z (1997-2012) Di Kota Semarang (Doctoral Dissertation, Universitas Ivet).
Zahra, W. S. (2024). Strategi Komunikasi Pemasaran Untuk Meningkatkan Kesadaran Publik Tentang Museum Sandi. Merdeka Indonesia Jurnal International, 4(2), 507-513.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dumel Awiyah Harahap, Tegar Triwibowo Damanik, Alvin Rivaldi, Novia Astari, Farhana Aziz Batu bara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







