Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung
DOI:
https://doi.org/10.70742/asoc.v1i4.326Keywords:
Implementation, Independent Learning Curriculum, Teacher PerceptionAbstract
The purpose of this study was to analyze the perceptions of teachers in the implementation of the independent learning curriculum at SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung and the factors that hinder the implementation of the independent learning curriculum at SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung. The research method used in this study is qualitative research with data collection techniques through observation, documentation, and interviews. The data sources are the principal and teachers at SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung. The results of the study indicate that the perceptions of teachers in the implementation of the independent learning curriculum at SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung obtained positive conclusions because the teachers at SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung were able to implement the independent learning curriculum and were able to adapt to the independent learning curriculum. In addition, the perceptions of teachers at SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung have several indicators in the implementation of the independent learning curriculum, including: teacher perceptions of learning planning, learning implementation, assessment techniques in the independent learning curriculum and factors that hinder the implementation of the independent learning curriculum are the quality of human resources that are less than optimal, lack of teacher readiness in implementing the independent learning curriculum and the lack of training that can be followed by teachers
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang persepsi guru dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung dan faktor-faktor yang menghambat implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sumber data adalah kepala sekolah dan guru di SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi guru dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung didapatkan kesimpulan yang positif karena guru yang ada di SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung mampu menerapkan kurikulum merdeka belajar dan mampu menyesuaikan diri dengan kurikulum merdeka belajar. Selain itu juga persepsi guru di SMP Katolik Santu Petrus Tumaluntung memiliki beberapa indikator dalam implementasi kurikulum merdeka belajar antara lain: persepsi guru terhadap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, teknik penilaian pada kurikulum merdeka belajar dan faktor–faktor yang menghambat dalam implementasi kurikulum merdeka belajar adalah mutu sumber daya manusia yang kurang maksimal, kurangnya kesiapan guru dalam implemetasi kurikulum merdeka belajar dan masih kurangnya pelatihan yang dapat diikuti oleh guru.
Kata Kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka Belajar, Persepsi Guru
References
Ainia, D. K. (2020). Merdeka Belajar Dalam Pandangan Ki Hadjar Dewantara dan Relevansinya bagi Pengembangan Pendidikan Karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95-101.
Andri, A. (2017). Kemerdekaan dan Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Mohammad Hatta dan Islam. Jurnal Filsafat Agama Dan Pemikiran Islam, 2(2), 133-148.
Bahri, D, S & Zain, A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Berlin, S. (2014). Implementasi Kurikulum 2013: Konsep dan Penerapan. Surabaya: Kata Pena.
Chaniago. S dkk. (2022). Analisis Penerapan Kurikulun Merdeka Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Geografi di MAN 1 Koto Baru. Sultra Educational Journal, 2(3), 184-191.
Darman, F. (2008). UU RI No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU RI No 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Jakarta Selatan: Transmedia Pustaka.
Depdiknas. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Desmita. (2011). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Djamarah, S. B. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta
Efendi, P. M dkk. (2023). Relevansi Kurikulum Merdeka dengan Konsepsi Ki Hadjar Dewantara: Studi Kritis dalam Perspektif Filosofis-Pedagogis. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 548-
Fatmawati & Yusrizal. (2020). Peran Kurikulum Akhlak dalam Pembentukan Karakter di Sekolah Alam SoU Parung Bogor. Jurnal Tematik, 10(2), 74-80.
Fauzi, A. (2014). Psikologi Umum.
Bandung: Pustaka Setia.
Febrianningsih, R & Ramadan, Z, H. (2023). Kesiapan Guru dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7 (3), 3335-3344.
Fenwick, C. G. (1965). International Law. 4th Edition. New York: Appleton Century Croft.
Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Paradigma Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 236–243.
Hamalik, O. (2007). Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Hadari, N. (2008). Perencanaan SDM. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, Cet. Ke 4.
Hendri, N. (2020). Merdeka Belajar; Antara Retorika dan Aplikasi. E-Tech Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 8(1), 1-
Hidayati, N dkk. (2023). Implementasi Pembelajaran Projek pada Sekolah Penggerak di Era Digital. Journal of Education and Teaching, 4(1), 69-82.
Huda, M. (2017). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Idi, A. (2007). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.
Isthofiyani, S. E dkk. (2014). Persepsi Guru Biologi Sekolah Menengat Atas (SMA) Terhadap Kurikulum 2013. Unnes Journal of Biology Education, 3(1), 85-
Kamil, M. (2010). Model Pendidikan dan Pelatihan. Bandung: Alfabeta
Kemendiknas. (2011). Buku Kerja Kepala Sekolah. Jakarta: Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan.
Kepmendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. https://jdih.kemdikbud.go.id/sjdih/sipe rpu/dokumen/salinan/salinan_2022021 5_093900_Salinan%20Kepmendikbud ristek%20No.56%20ttg%20Pedoman
%20Penerapan%20Kurikulum.pdf.
Khafi, A. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya Terhadap
Karakter Siswa di Sekolah. Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Dasar, 5(2), 138-151.
Khasinah, S & Elviana. (2022). Need Analysis dalam Pengembangan Kurikulum. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 2(4), 837-850.
Khoirurrijal, K dkk. (2022). Pengembangann Kurikulum Merdeka. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.
Komalasari, K. (2011). Pembelajaran Kontekstual. Bandung: Refika Aditama.
Kreitner & Kinicki. (2007). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.
Lase, F. (2022). Peran Perencanaan Pembelajaran dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru. Jurnal Pendidikan, 1(1), 149-157. :
Latipah, E. (2012). Pengantar Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.
Lonto, L. A & Pangalila, T. (2013). Etika Kewarganegaraan. Yogyakarta: Ombak Majid, A. (2006). Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi
Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Majid, A. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Interes Media.
Majid, A. (2014). Strategi Pembelajaran.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Marisa, M. (2021). Inovasi Kurikulum Merdeka Belajar di Era Society 5.0. Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora, 5(1), 66-78.
Masykur. (2019). Teori dan Telaah Pengembangan Kurikulum. Lampung: Aura.
Maulida, U. (2022). Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 5(2), 130-138.
Miftahul, R dkk. (2023). Persepsi Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Negeri 1 Solok. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(3), 70-75.
Miladiah, S. S dkk. (2023). Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Bina Taruna Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(1), 312-318.
Mudrikah, K. A dkk. (2022). Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka
(MBKM) di Universitas Islam Nusantara. Islamic. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 137–148.
Mulyadi. (2015). Implementasi Organisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada Univercity Press.
Mulyasa, E. (2011). Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2016). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2022). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Mutadi. (2007). Pendekatan Efektif dalam Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Nasution. (2014). Asas-Asas Kurikulum.
Jakarta: Bumi Aksara.
Nasution, A. F dkk. (2023). Konsep dan Implementasi Kurikulum Merdeka. Journal of Education, 2(3), 201-211.
Nurdin, M. (2016). Kiat Menjadi Guru Profesional. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Nurgiyantoro, B. (1988). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah (Sebuah Pengantar Teoritis dan Pelaksanaan). Yogyakarta: BPFE
Pangkey, I & Langkay, J. (2023). Analysis of the Online Learning Process During the COVID-19 Pandemic in Elementary School Teachers. UNICSSH 2022, ASSEHR 698, pp. 1925–1934.
Peraturan Menteri Nasional Nomor 24 Tahun 2008 Tentang Standar Kompetensi Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah. https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/bsnp/Pe rmendiknas242008StandarTenagaAdm inistrasiSekolah.pdf.
Prawidya Lestari & Sukanti. (2016). Membangun Karakter Siswa Melalui Kegiatan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, dan Hidden Curriculum di SD Budi Mulia Dua Pandeansari Yogyakarta. Jurnal Penelitian, 10(1), 71-96.
Purwati, W. A dkk. (2023). Analisis Asesmen Diagnostik pada Model Pembelajaran Project Based Learning di Kurikulum Merdeka SMPN 3 Sine. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 250-263. Rahayu, R dkk. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah
Penggerak Restu. Jurnal BASICEDU, 6(4), 6313–6319.
Rahimah, R. (2022). Peningkatan Kemampuan Guru SMP Negeri 10 Kota Tebingtinggi dalam Menyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka Melalui Kegiatan Pendampingan Tahun Ajaran 2021/2022. Jurnal Ansiru PAI, 6(1), 92–106.
Robbins, S. P. (2007). Perilaku Organisasi Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Rusman. (2012). Manajemen Kurikulum.
Jakarta: PT Raja Grafindo.
Safitri, D. (2019). Menjadi Guru Profesional.
Riau: PT Indragiri Dot Com.
Salabi, A. S. (2020). Efektivitas dalam Implementasi Kurikulum Sekolah. Journal of Science and Research, 1(1), 5-6.
Saputra, D. W. (2022). Persepsi Guru Sekolah Dasar Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu tentang Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah PGSD, 6(1), 28-33.
Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Shaleh, A. R. (2009). Psikologi Suatu Pengantar dalam Perspektif Islam. Jakarta: Prenada Media Grup.
Shobirin, M. (2016). Konsep Dan Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Deepublish.
Sanjaya, W. (2010). Kurikulum dan Pembelajaran, Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum KTSP. Jakarta: Kencana.
Sitorus, F. R dkk. (2023). Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada Tingkat Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan West Science, 1(6), 328-334.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Subagyo, K. A. & Pambudi, A. F. (2015). Persepsi Guru Pendidikan Jasmani. Sekolah Dasar Terhadap Pendekatan Tematik Integratif pada Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 11(1), 22-31.
Sudjana, N. (2014). Pedoman Praktis Mengajar. Bandung: Dermaga.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sukariyadi, T. I. (2022). Manajemen Kurikulum. Jawa Tengah: CV Pena Persada Redaksi.
Sukamdinata, N. S. (2006). Pengembangan Kurikulum, Teori dan Praktek. Bandung: Rasyda. Karya.
Sumiana. (2020). Zonasi Dan Merdeka Belajar: Kajian Kritis dari Perspektif Kebijakan Buana Pendidikan. Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 16(30), 150-157.
Sunarni & Karyono, H. (2023). Persepsi Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Journal on Education, 5(2), 1613-1620. Suratno, J dkk. (2022). Kurikulum dan Model-Model Pengembangannya.
Jurnal Pendidikan Guru Matematika, 2(1), 67–75.
Suharsimi, A. (1997). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Surmayadi, N. (2005). Efektifitas Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah. Jakarta. Citra Utama Pertama.
Suyatmini. (2017). Implementasi Kurikulum 2013 pada Pelaksanaan Pembelajaran Akuntansi di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27(1), 60-68.
Syaukani dkk. (2004). Otonomi Dalam Kesatuan. Yogyakarta: Yogya Pustaka. Taufik & Isril. (2013). Implementasi Peraturan Daerah Badan Permusyawaratan Desa. Jurnal
Kebijakan Publik, 4(2), 135-140.
Terry, H. (2023). Kreativitas Guru Dalam Kaitan Iklim Organisasi Sekolah SMA. Purbalingga: CV Eureka Media Aksara. Thoha, M. (2009). Prilaku Organisasi: Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta:
Raja Grafindo Persada.
Thoha, M. (2017). Perilaku Organisasi: Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Rajawali Pers.
Triyanto, T. (2013). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Triyanto, T. (2014). Pengantar Pendidikan.
Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ubabuddin, U. (2019). Hakikat Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Edukatif, 5(1), 18-27.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://jdih.kemdikbud.go.id/sjdih/sipe rpu/dokumen/salinan/UU_tahun2003_ nomor020.pdf.
Undang-Undang Republik Indonesia I Nomor
Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.https://gtk.dikdasmen.go.id/read
-news/undang-undang-republik- indonesia-nomor-14-tahun-2005- tentang-guru-dan-dosen.
Wahab, S. A. (2012). Analisis Kebijakan: Dari Formulasi Kepenyusunan Model- Model Implementasi Kebijakan Publik. Jakarta: Bumi Aksara.
Walgito, B. (2003). Psikologi Sosial suatu Pengantar. Yogyakarta: Andi Offset.
Walgito, B. (2017). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.
Wijayanti, D dkk. (2022). Implementasi Inovasi Pembelajaran Geografi Tingkat SMA dalam Kurikulum 2013. Journal on Education, 4(2), 837-843.
Zainal, A. (2011). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya
Zaini, M. (2006). Pengembangan Kurikulum.
Surabaya: eLKAF.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Christina Domensili, Itje Pangkey , Hetreda Terry , Paulus Robert Tuerah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






