Peningkatan Sikap Nasionalisme Melalui Mata Pelajaran Sejarah di Kelas X DKV SMK Cokroaminoto Kotamobagu

Authors

  • Febri Kodarasi Universitas Negeri Manado
  • Ruth Sriana Umbase Universitas Negeri Manado
  • Itje Pangkey Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.70742/asoc.v1i4.324

Keywords:

Improvement, Nationalism Attitude, History Subject

Abstract

This study aims to determine and analyze the increase in nationalism attitudes through history subjects in class X students of SMK Cokroaminoto Kotamobagu. The main focus of the study includes understanding students' nationalism attitudes, the role of history teachers, obstacles faced, and efforts made to instill nationalism. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were class X students and history teachers at SMK Cokroaminoto Kotamobagu. The results of the study indicate that students' nationalism attitudes still need to be improved, as seen from the low participation in activities that reflect love for the country. The role of teachers is very important in instilling nationalist values ??through history teaching methods that touch on students' emotional and intellectual aspects. The main obstacles in fostering nationalism come from the influence of globalization, foreign cultures, and lack of student discipline. Efforts made include increasing history learning activities that contain national values, strengthening the role of teachers as motivators, and involving students in activities that foster a spirit of nationalism. This study suggests that collaboration between schools and parents be strengthened in shaping students' nationalist character.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan sikap nasionalisme melalui mata pelajaran sejarah pada siswa kelas X SMK Cokroaminoto Kotamobagu. Fokus utama penelitian mencakup pemahaman tentang sikap nasionalisme siswa, peran guru sejarah, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk menanamkan nasionalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan guru sejarah di SMK Cokroaminoto Kotamobagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap nasionalisme siswa masih perlu ditingkatkan, terlihat dari rendahnya partisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang mencerminkan cinta tanah air. Peran guru sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme melalui metode pengajaran sejarah yang menyentuh aspek emosional dan intelektual siswa. Kendala utama dalam menumbuhkan nasionalisme berasal dari pengaruh globalisasi, budaya asing, dan kurangnya kedisiplinan siswa. Upaya yang dilakukan antara lain adalah peningkatan kegiatan pembelajaran sejarah yang bermuatan nilai kebangsaan, penguatan peran guru sebagai motivator, serta melibatkan siswa dalam kegiatan yang menumbuhkan semangat nasionalisme. Penelitian ini menyarankan agar kolaborasi antara sekolah dan orang tua diperkuat dalam membentuk karakter nasionalis siswa.

Kata kunci: Peningkatan,  Sikap Nasionalisme, Mata Pelajaran Sejarah

References

A.M, Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: P.T Raja Grafindo Persada

Aman. 2011. Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak

Aman. 2011. Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Arikunto, Suharsimi. 1993. Organisasi dan Administrasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Aswasulasikin, Pujiani, Sri, Hadi, Yul Alfian. (2020). Penanaman Nilai Nasionalis Melalui Pembelajaran Budaya Lokal Sasak di Sekolah Dasar. Jurnal DIDIKA

Bafadal, Ibrahim. Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikaisnya. Jakarta: Bumi Aksara.

Dalyono, M. 2009. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Fatonah. (2017). Belajar dari Karakeristik Bangsa Jepang. Tsaqofah & Tarikh. Vol. 2 No. 2

Hamalik, Oemar. 2009. Pendidikan Guru: Berdasarkan Pendekatan Kompetensi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hardjasaputra, A. S. (2015). Sejarah dan Pembangunan Bangsa. Artefak, 3(1), 1-5.

Haris, Fairizah dan Gunansyah, Ganes. (2013). Penerapan Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) untuk Meningkatkan Kesadaran Nilai Menghargai Jasa Pahlawan Pada Siswa Sekolah Dasar. JPGSD Vol. 01 no. 02.

Hidayat, Ahmad Arif, PJ, Nyoman Serikat, dan Sukinta. (2017). Kepentingan Umum sebagai Dasar Pertimbangan Penerapan Asas Oportunitas oleh Jaksa Agus dalam Proses Pidana. Diponegoro Lawa Journal. Vol. 5, No. 2.

Historical Study Journal, 1(1), 83-92.

https://www.beautynesia.id/life/10-negara-dengan-sistem-pendidikan-terbaik-di-dunia-indonesia-peringkat-berapa/b-257673

https://www.yai.ac.id/gallery/6-cara-menumbuhkan-jiwa-nasionalisme-pada-generasi-muda

Irawati, Enny. (2020). Peranan Mahasiswa dan Lembaga dalam Membangun Toleransi Keragaman Budaya di Sekolah Tinggi Theologia Biblika Jakarta. Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology). Vol. 6 No. 1. Kemendikbud. (2018).

Kasmadi, Hartono. 1996. Model-Model Dalam Pembelajaran Sejarah. Semarang: IKIP Semarang Press

Kohn, Hans. 1984. Nasionalisme Arti dan Sejarahnya. Jakarta: Erlangga

Laksono, Puji. (2017). Realisme Media: Telaah Kritis Media Massa Indonesia. Dimensi. Vol. 10, No. 1.

Menanamkan Rasa Nasionalisme Siswa Kelas X di SMA Negeri 14 Samarinda.

Miles, Matthew. 2009. Analisis Data Kualitatif. Jakarta : UI Press.

Moleong, Lexy. 2010. Metode penelitian Kualitatif. Jakarta:UI Press.

Moleong.2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT

RemajaRosdakarya

Mulyasa, (2005). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosda Karja.

Nurdin, Muhamad. 2005. Pendidikan yang Menyebalkan. Yogyakarta: Arr-Ruzz.

Permana, Ujang. (2018). Implementasi NilaiNilai Nasionalisme Pada Mahasiswa AKPER YPIB Majalengka. Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia. Vol. 3, No.1.

Priyoutomo, Sunu Dwi dan Ngalim, Abdul. (2016). Penanaman Sikap Cinta Tanah Air dalam Pramuka di Dabin 5 UPTD Pendidikan Wirosari Brobogan Varia Pendidikan, vol. 28, No. 1.

Ratnasari, Meita. (2017). Proses Penanaman Sikap Nasionalisme Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Siswa Kelas Tinggi Sd Taman Muda Ibu. Pawiyatan Yogyakarta Tahun Ajaran 2016/ 2017.

Rianto, Hadi dan Firmansyah, Syarif. (2017). Upaya Mewujudkan Pemahaman NilaiNilai Patriotisme Dalam Bersikap Mahasiswa Program Studi PPKN IKIP PGRI Pontianak. SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial. Vol. 4, No. 1.

Ricklefs, M.C. 2005. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana

Siswanto. (2019). Mencintai Produk dalam Negri Sebagai Manifestasi Bela Negara di Era Global. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara. 7(3).

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:Alfabeta.

Suwandi, Intan Kurniasari dan Sari, Indah Perdana. (2017). Analisis karakter nasionalisme pada buku teks kurikulum 2013 edisi revisi 2016 kelas I SD. Elementary School 4, 4, 2.

Suyono dan Hariyanto. 2011. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: P.T Remaja Rosdakarya

Syah, Muhibban. 2008. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Taubah, Mufatihatut dan Chasanah, Uswatun. (2018).

Utami, A. D., Asnar, & Pardosi, J. (2017). Peranan guru Sejarah dalam Dalam

Utomo, Cahyo Budi. 1995. Dinamika Pergerakan Kebangsaan Indonesia Dari kebangkitan Hingga kemerdekaan. Semarang: IKIP Semarang Press

Walgito, Bimo. 2004. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Yogyakarta

Downloads

Published

2025-06-23

How to Cite

Kodarasi, F., Umbase, R. S. ., & Pangkey, I. . (2025). Peningkatan Sikap Nasionalisme Melalui Mata Pelajaran Sejarah di Kelas X DKV SMK Cokroaminoto Kotamobagu. Abdurrauf Science and Society, 1(4), 704–719. https://doi.org/10.70742/asoc.v1i4.324