Rekonseptualisasi Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Transformasi dari Pemenuhan Administratif menjadi Instrumen Pedagogis Strategis
DOI:
https://doi.org/10.70742/asoc.v2i4.1189Keywords:
Lesson Planning, Islamic Religious Education, Learning Proces QualityAbstract
Lesson planning serves as the fundamental foundation for determining the quality of the learning process, as it guides teachers in designing learning objectives, instructional materials, teaching strategies, learning media, and assessment in an integrated manner. However, in practice, lesson planning in Islamic Religious Education (IRE) is often regarded merely as an administrative requirement, limiting its function as a strategic pedagogical instrument for creating meaningful, active, and student-centered learning. This article aims to analyze the concept of lesson planning in Islamic Religious Education and examine its role in improving the quality of students' learning processes through a conceptual review. The study employed a qualitative approach using a library research design. Data were collected from various scholarly sources, including academic books, national and international journal articles, educational policy documents, and other relevant studies. The data were analyzed using content analysis through the processes of identification, classification, interpretation, and synthesis of the concepts examined. The findings indicate that systematic, contextual, and learner-oriented lesson planning enhances the effectiveness of the learning process, promotes student engagement, fosters meaningful learning experiences, and supports the development of twenty-first-century competencies. Furthermore, the integration of innovative instructional strategies, digital technologies, and continuous assessment into the planning stage plays a crucial role in developing adaptive Islamic Religious Education learning that responds to contemporary educational challenges. Therefore, lesson planning should be viewed not merely as a pedagogical instrument that determines the quality of the learning process and contributes significantly to achieving the objectives of Islamic Religious Education.
[Perencanaan pembelajaran merupakan landasan penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran karena menjadi pedoman bagi pendidik dalam merancang tujuan pembelajaran, materi, strategi, media, dan asesmen secara terpadu. Namun, dalam praktiknya, perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sering kali masih dipandang sebagai sekadar pemenuhan tuntutan administratif. Pandangan tersebut membatasi fungsi perencanaan pembelajaran sebagai instrumen pedagogis strategis dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna, aktif, dan berpusat pada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep perencanaan pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam serta mengkaji perannya dalam meningkatkan kualitas proses belajar peserta didik melalui telaah konseptual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, meliputi buku akademik, artikel jurnal nasional dan internasional, dokumen kebijakan pendidikan, serta berbagai kajian lain yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis isi melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis terhadap konsep-konsep yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada peserta didik dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, mendorong keterlibatan aktif peserta didik, menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, serta mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21. Selain itu, integrasi strategi pembelajaran inovatif, teknologi digital, dan asesmen berkelanjutan sejak tahap perencanaan memiliki peran penting dalam mengembangkan pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan pendidikan kontemporer. Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran tidak seharusnya dipandang hanya sebagai dokumen administratif, melainkan sebagai instrumen pedagogis strategis yang menentukan kualitas proses pembelajaran dan memberikan kontribusi penting terhadap pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam.]
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Arends, R. I. (2015). Learning to teach (10th ed.). McGraw-Hill Education.
As’ari, A. H., Rofi’ah, N., & Nursikin, M. (2022). Project-based learning dalam Pendidikan Agama Islam. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(4), 178–189. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v2i4.963
Astuti, F. R., Sahara, I. R., & Gusmaneli. (2025). Pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 1–15. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i1.3390
Azis, R. (2019). Hakikat dan prinsip metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Inspiratif Pendidikan, 8(2), 292–300. https://doi.org/10.24252/ip.v8i2.11302
Bararah, I. (2017). Efektifitas perencanaan pembelajaran dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 7(1), 131–147. https://doi.org/10.22373/jm.v7i1.1913
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dhuka, M. N. (2022). Perencanaan strategis mutu Pendidikan Agama Islam. JIEMAR: Journal of Industrial Engineering & Management Research, 3(5), 287–298.
Halim, A., & Miswanti. (2023). Perencanaan strategis Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan mutu pendidikan pada Madrasah Aliyah Qur’an Centre Kota Batam Kepulauan Riau. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(3), 203–214. https://doi.org/10.58230/27454312.216
Harisa, Asiah, S. N., & Hamdani, R. (2022). Manajemen perencanaan, pembelajaran, dan penilaian AUD berbasis nilai-nilai agama Islam. Journal of Instructional and Development Researches, 2(6), 234–240. https://doi.org/10.53621/jider.v2i5.171
Hermawan, Y. C., Juliani, W. I., & Widodo, H. (2020). Konsep kurikulum dan kurikulum pendidikan Islam. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 10(1), 34–44. https://doi.org/10.22373/jm.v10i1.4720
Hidayat, T. (2018). Filsafat perencanaan dan implikasinya dalam perencanaan pembelajaran PAI di sekolah. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Keputusan Menteri Agama Nomor 450 Tahun 2024 tentang pedoman implementasi kurikulum pada Raudhatul Athfal dan madrasah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Majid, A. (2013). Perencanaan pembelajaran: Mengembangkan standar kompetensi guru. Remaja Rosdakarya.
Ramayanti, A., Qomaruzzaman, B., & Zaqiah, Q. Y. (2023). Implementasi inovasi pembelajaran PAI berbasis multiple intelligences di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Educatio, 9(4), 1910–1915. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.6234
Sanjaya, W. (2015). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Kencana.
Suriana, S., Silahuddin, S., Habiburrahim, H., & Mujiburrahman, M. (2024). Distingsi approaches, strategies, methods dan techniques dalam pembelajaran PAI. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 14(2), 311–327. https://doi.org/10.22373/jm.v14i2.23412
Toha, S. M. (2018). Pelaksanaan metode active learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 79–93. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v7i1.1364
Uno, H. B. (2012). Perencanaan pembelajaran. Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farhan Alfaruq Ajidin, Ahmad Zulman, Darma Wahyudi, Juni Erpida Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






