Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas XI RPL di SMKN Situraja
DOI:
https://doi.org/10.70742/insight.v2i2.1198Keywords:
Budaya Sekolah, Pembentukan Karakter, Siswa SMKAbstract
This study was motivated by the importance of having good character in line with the national education goals, as well as the phenomena occurring at SMKN Situraja, which showed declining courtesy, violations of school rules such as arriving late, leaving the school area without permission, excessive use of makeup, and a lack of solemnity during the congregational dhuhr prayer. The purpose of this study was to determine the school culture of students, the character formation of students, and the effect of school culture on character formation among class XI RPL students at SMKN Situraja. The method used was quantitative research with a causal associative approach. This study was a sample study involving 27 students from a population of 107 class XI RPL students at SMKN Situraja. The methods used were questionnaires, observation, and documentation. Quantitative data analysis used SPSS version 25. The results showed that the school culture of class XI RPL students at SMKN Situraja was in the "Very Good" category with a percentage of 89%. Student character formation yielded 87%, also in the "Very Good" criterion. Regarding the effect between school culture and character formation, school culture contributed 39.8%, which is classified as weak, with tcount = 4.061 > ttable = 1.708 and significance 0.000 < 0.05, so Ha was accepted. The remaining 60.2% was influenced by other factors not examined in this study. This research is expected to be useful in strengthening positive school culture in order to improve student character formation.
[Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memiliki karakter yang baik sesuai dengan tujuan pendidikan nasional serta fenomena yang terjadi di lingkungan SMKN Situraja menunjukkan lunturnya sopan santun, pelanggaran tata tertib seperti datang terlambat, keluar lingkungan sekolah tanpa izin, penggunaan make-up berlebihan, serta kurangnya kekhusyukan dalam pelaksanaan shalat dzuhur berjamaah. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui budaya sekolah siswa, pembentukan karakter siswa, dan pengaruh budaya sekolah terhadap pembentukan karakter siswa kelas XI di SMKN Situraja. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis pendekatan asosiatif kausal. Penelitian ini merupakan penelitian sampel dengan jumlah 27 siswa dari populasi sebanyak 107 siswa kelas XI RPL di SMKN Situraja. Metode yang penulis gunakan adalah metode angket, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data kuantitatif menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa budaya sekolah siswa kelas XI RPL di SMKN Situraja termasuk ke dalam kategori "Sangat Baik" dengan persentase sebesar 89%. Pembentukan karakter siswa menghasilkan persentase sebesar 87% yang termasuk pada kriteria "Sangat Baik". Terkait dengan pengaruh antara budaya sekolah dan pembentukan karakter, budaya sekolah memberi pengaruh sebesar 39,8% yang termasuk kategori lemah, dengan nilai t hitung = 4,061 > t tabel = 1,708 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima. Sedangkan sisanya sebesar 60,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam rangka memperkuat budaya sekolah yang positif guna meningkatkan pembentukan karakter siswa.]
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Aslammiyah, Dahlan, & Sobari, A. (2018). Implementasi budaya Islami dalam membentuk akhlak siswa SMPN 1 Babakan Madang. Jurnal Mitra Pendidikan, 2(11), 1309–1310.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (n.d.). Sekolah. Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diakses 27 April 2026.
Daryanto, & Darmiatun, S. (2013). Implementasi pendidikan karakter di sekolah. Yogyakarta: Gava Media.
Darmawan, D., & Auliya, R. F. (2026). Kompetensi profesional guru dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter Nusantara, 9(1), 45–58.
Eva Maryam. (2016). Pengembangan budaya sekolah. Tarbawi, 2(2), 86–96.
Ghazali. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi 9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gunawan, H. (2022). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Bandung: Alfabeta.
Indriati, R., Kristanto, B., & Setiani, D. Y. (2023). Hubungan antara lingkungan keluarga dengan pembentukan karakter anak. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 5(2), 112–120.
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. (2016). Tafsir ringkas Jilid 2. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.
Lestari, D., & Aini, S. Q. (2022). Peran budaya sekolah terhadap pembentukan karakter siswa kelas V SD. Mimbar PGSD Undiksha, 10(1), 105–112.
Loloagin, G., Rantung, D. A., & Naibaho, L. (2023). Implementasi pendidikan karakter menurut perspektif Thomas Lickona ditinjau dari peran pendidik PAK. Journal on Education, 5(3).
Mislia, & Hanafi, A. (2023). Pengaruh budaya sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap prestasi belajar siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 33–45.
Nur Azizah Putri, et al. (2025). Peran lingkungan sosial terhadap pembentukan karakter siswa. Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu, 6(1), 195-204.
Primanita, A., et al. (2022). Konsep dasar ilmu pendidikan dan transfer nilai dalam masyarakat. Jurnal Kependidikan Islam, 4(2), 88–95.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahyuni, A. (2021). Pendidikan karakter. Sidoarjo: UMSIDA Press.
Yusrinda. (2023). Pengaruh sistem budaya sekolah terhadap prestasi belajar peserta didik di MAN 2 Soppeng (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri).
Zubaedi. (2015). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Nur Asyiah, Dindin Saefudin, Moch. Hilman Taabudillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














