Rekonstruksi Historis Kepercayaan Hindu di Sumatera Bagian Selatan melalui Arca dan Akulturasi Arsitektual

Authors

  • Agus Mahfudin Setiawan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Itsna Rahmatillah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Siti Muntamah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.70742/dampeng.v1i2.222

Keywords:

Hinduism, Southern Sumatra, Archaeology, History, Iconography, Sculpture, Cultural Acculturation

Abstract

This research discusses the entry and development of Hindu beliefs in Southern Sumatra through the study of cultural heritage in the form of statues and architectural elements of buildings. Although the influence of Buddhism was more dominant in this region, mainly due to the hegemony of the Srivijaya Kingdom, Hindu influence is still present and can be traced through artifacts that are still preserved today. Some of the important relics analyzed in this study include the statue of Lord Vishnu, the statue of Dewi Sri, and the architectural elements of the Sultan Mahmud Badaruddin II Mosque which show acculturation with Hindu symbols. This research uses historical methods with heuristic stages, source criticism, interpretation, and historiography, and is equipped with iconographic analysis to reveal the symbolic meaning in these artifacts. The purpose of this research is to reconstruct the Hindu belief system that has developed in Southern Sumatra based on the traces of existing material culture. The results show that although Hinduism is not the main faith, the religious and symbolic values of Hinduism remain influential in the local cultural heritage, thus enriching the historical treasures and cultural identity of the region.

Abstrak: Penelitian ini membahas masuk dan berkembangnya kepercayaan Hindu di Sumatera Bagian Selatan melalui kajian terhadap peninggalan budaya berupa arca dan unsur arsitektur bangunan. Meskipun pengaruh agama Buddha lebih dominan di wilayah ini, terutama karena hegemoni kekuasaan Kerajaan Sriwijaya, namun pengaruh Hindu tetap hadir dan dapat ditelusuri melalui artefak yang masih lestari hingga saat ini. Beberapa peninggalan penting yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi arca Dewa Wisnu, arca Dewi Sri, serta unsur arsitektural pada Masjid Sultan Mahmud Badaruddin II yang menunjukkan akulturasi dengan simbol-simbol Hindu. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, serta dilengkapi dengan analisis ikonografis untuk mengungkap makna simbolik dalam artefak-artefak tersebut. Tujuan penelitian ini adalah merekonstruksi sistem kepercayaan Hindu yang pernah berkembang di Sumatera Bagian Selatan berdasarkan jejak budaya material yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Hindu tidak menjadi kepercayaan utama, namun nilai-nilai religius dan simbolik dari kepercayaan Hindu tetap berpengaruh dalam warisan budaya lokal, sehingga memperkaya khazanah sejarah dan identitas kebudayaan di wilayah ini.

Kata kunci: Hindu, Sumatera Bagian Selatan, Arkeologi, Sejarah, Ikonografi, Arca, Akulturasi Budaya

References

Abdurrahman, D. (2011). Metodologi Penelitian Sejarah Islam. Ombak.

Arviansyah, M. R. (2020). Perpaduan Peninggalan Bentuk Akulturasi Arsitektur Di Kota Palembang. Kalpataru: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 6(2), 147–152.

Bauto, L. M. (2014). Perspektif agama dan kebudayaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(2), 11–25.

Fitriyana, N. (2016). PURA AGUNG SRIWIJAYA PALEMBANG. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama, 16(2), 147–166. https://doi.org/10.19109/jia.v16i2.514

Kempres, A. J. . (1977). Ancient Indonesian art. Harvard University Press.

Kooij, K. . Van. (2018). ABIA South and Southeast Asian art and archaeology index: Volume V. Routledge.

Kottak, C. . (2005). Mirror for humanity: A concise introduction to cultural anthropology (5th ed.). McGraw-Hill.

Lombard, D. (1996). Nusa Jawa: Silang budaya, Jilid I: Kajian sejarah terpilih. Gramedia.

Marwati Djoened, Poesponegoro, N. N. (2008). Sejarah Nasional Indonesia Jilid 2: Zaman Kuno. Balai Pustaka.

Maryamah, M., Firdianti, A., Fitri, A., & Safitri, A. Dela. (2024). a PERPADUAN BUDAYA MELAYU, CHINA DAN EROPA PADA ARSITEKTUR MASJID AGUNG PALEMBANG. Kalpataru: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 10(1), 22–29.

Miksic, J. . (1996). Old Javanese gold: The Hunter Thompson collection at the Yale University Art Gallery. Yale University Press.

Mubayanah, S., & Amin, N. (2024). TRANSFORMASI MAKNA RITUAL DALAM MASYARAKAT MODERN: ANALISIS SOSIOLOGIS DAN BUDAYA. GAHWA, 3(1), 17–33.

Murdihastomo, A. (2020). GANESHA TANPA MAHKOTA DALAM PUSARAN RELIGI MASYARAKAT JAWA KUNA (Sebuah Kajian Permulaan). KALPATARU, 29(1), 1–14.

Purwanti, R. (2021). DESTRUKSI ARCA-ARCA MASA SRIWIJAYA: PETAKA SOSIAL PADA MASA KESULTANAN PALEMBANG. Prosiding Balai Arkeologi Jawa …, 213–221.

Santiko, H. (2005). Relief dan arca Hindu di wilayah Sriwijaya. Forum Arkeologi.

Susandi, A. (2011). Akulturasi budaya pada arsitektur masjid agung palembang. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Syarifuddin, S., Supriyanto, S., Sintia, S., & Ilahi, R. (2021). Perkembangan masjid sultan mahmud badaruddin jayo wikramo sebagai warisan budaya lokal tahun 1998-2003. Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 5(1), 9–20.

Utomo, B. B. (2016). Pengaruh kebudayaan India dalam bentuk arca di Sumatra. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Utomo, B. B. (2024). ARCA-ARCA BERLANGGAM ?AILENDRA DI LUAR TANAH JAWA. AMERTA, 31(1 SE-Articles), 1–24.

Wira Darma, I. K. S. (2019). Pengarcaan Dewa Wisnu Pada Masa Hindu-Buddha Di Bali (Abad Vii-Xiv Masehi). Forum Arkeologi, 32(1), 51. https://doi.org/10.24832/fa.v32i1.548

Wiradarma, I. K. . (2019). Pengarcaan Dewa Wisnu pada masa Hindu-Buddha di Bali (abad VII–XIV Masehi). Forum Arkeologi.

Wiryomartono, B. (1995). Seni bangunan dan seni binabina: Arsitektur tradisional Indonesia. Gajah Mada Press University Press.

Zainuddin, Z., Mutholib, A., Ramdhani, R., & Octafiona, E. (2024). Dinamika sosial masyarakat Muslim: Studi kasus tentang interaksi antara agama dan budaya lokal di Indonesia. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5), 1777–1787.

Downloads

Published

2025-06-03

How to Cite

Mahfudin Setiawan, A., Rahmatillah, I. ., & Muntamah, S. (2025). Rekonstruksi Historis Kepercayaan Hindu di Sumatera Bagian Selatan melalui Arca dan Akulturasi Arsitektual. Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture, 1(2), 89–101. https://doi.org/10.70742/dampeng.v1i2.222