From Local Heritage to Global Market: Reframing Digital Halal Branding through Storytelling in Batik Pesisir SMEs Pekalongan

Authors

  • Alya Falasifah STAI Ki Ageng Pekalongan
  • Aditya Agung Nugraha K.H. Abdurrahman Wahid State Islamic University, Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.70742/jmfar.v1i2.997

Keywords:

Digital Marketing, Halal Creative Industry, Halal Brands, Batik SMEs

Abstract

In Indonesia, the halal creative industry has experienced significant growth; however, SMEs in this sector face unique challenges in adopting digital marketing, particularly for products rooted in cultural heritage with deep philosophical significance. This study aims to analyze the digital marketing strategies employed by Batik Pesisir Pekalongan SMEs in building their brands amidst the dominance of mass e-commerce. The phenomenon of rising Muslim consumer awareness regarding the halal status of creative products has not been matched by optimal digital branding efforts by the majority of halal SMEs. This study employs a qualitative approach using the case study method; data was collected through in-depth interviews with the owners and managers of Batik Pesisir Pekalongan, participatory observation of social media activities, and analysis of relevant documents. The research findings indicate that Batik Pesisir employs a selective, storytelling-based digital marketing strategy. Unlike other SMEs that rely on direct transactions via e-commerce, Batik Pesisir utilizes social media as a means to build brand awareness, convey the philosophy of batik, and foster an emotional connection with consumers. This study contributes to the development of digital marketing theory for heritage-based halal products and provides practical implications for halal creative SMEs in designing digital strategies tailored to the characteristics of their respective products. The research findings indicate that strengthening a halal brand does not solely depend on formal certification but is shaped through the consistent communication of Islamic values, trust, and transparency on social media.

[Di Indonesia, industri kreatif halal telah mengalami pertumbuhan yang signifikan; namun, UMKM di sektor ini menghadapi tantangan unik dalam mengadopsi pemasaran digital, terutama untuk produk-produk yang berakar pada warisan budaya dengan makna filosofis yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Batik Pesisir Pekalongan dalam membangun merek mereka di tengah dominasi e-commerce skala besar. Fenomena meningkatnya kesadaran konsumen Muslim mengenai status halal produk-produk kreatif belum diimbangi dengan upaya branding digital yang optimal oleh sebagian besar UMKM halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik dan manajer Batik Pesisir Pekalongan, observasi partisipatif terhadap aktivitas media sosial, serta analisis dokumen-dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batik Pesisir menerapkan strategi pemasaran digital yang selektif dan berbasis narasi. Berbeda dengan UMKM lain yang mengandalkan transaksi langsung melalui e-commerce, Batik Pesisir memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk membangun kesadaran merek, menyampaikan filosofi batik, dan menumbuhkan ikatan emosional dengan konsumen. Studi ini berkontribusi pada pengembangan teori pemasaran digital untuk produk halal berbasis warisan budaya dan memberikan implikasi praktis bagi UMKM kreatif halal dalam merancang strategi digital yang disesuaikan dengan karakteristik produk masing-masing. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan merek halal tidak hanya bergantung pada sertifikasi formal, tetapi juga dibentuk melalui komunikasi yang konsisten mengenai nilai-nilai Islam, kepercayaan, dan transparansi di media sosial.]

References

Adinugraha, H. H., Maisaroh, A., & Hidayatullah, R. (2021). Analisis Steategi Pemasaran Melalui Digital Marketing Dalam Meningkatkan Omzet Penjualan Batik (Studi Kasus Buaran Batik Center Pekalongan). Teknik: Jurnal Ilmu Teknik Dan Informatika, 1(2), 74–82. https://doi.org/10.51903/teknik.v1i2.67

Alkausar, B., Hijriah, H. Y., Kholidah, H., & Soemarsono, P. N. (2024). Pengembangan nilai bisnis UMKM melalui inovasi pemasaran digital dan edukasi sertifikasi halal pada pengusaha UMKM binaan LAZISMU Sidoarjo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), 4741–4749. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1846

Anwar, S. M. (2024). Pemanfaatan Digital Marketing dalam Meningkatkan Penjualan Produk Batik (Studi Pada Batik Nufus Pekalongan). Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 310–322.

Apriliza, B. Z., Adriana, A., Shofi, A. M., & Khamida, M. (2026). SAGARA URIP: Transformasi nilai budaya pesisir pekalongan dalam desain batik digital kontemporer. Canting?: Jurnal Batik Indonesia, 3(1), 43–50. https://doi.org/10.31941/cjbi.v3i1.793

Arifin, M. J. (2021). Strategi Islamic Branding Dalam Membangun Kepercayaan Konsumen. EKSYAR: Ekonomi Syari’ah dan Bisnis Islam (e-Journal), 8(1), 67–83.

Asmawi, M., & Lutfiadi, A. (2026). Challenges Implementing Indonesia’s Halal Product Guarantee Law for MSMEs: Legal Readiness Review. Jurnal Halal Center, 1(1), 115–142. https://doi.org/10.28918/jhc.v1i1.14222

Azizah, S. N. (2024). Implementasi Digital Marketing sebagai Stategi Pemasaran Industri Pariwisata Halal Perspektif Maqashid Syariah. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah: AICONOMIA, 3(2), 122–135. https://doi.org/10.32939/acm.v3i2.4791

Bakhtiar, I. A. (t.t.). M anajemen Pemasaran Digital UM KM H alal dalam M embangun Keunggulan Bersaing Berkelanjutan.

Damayanti, M., & Latifah, L. (2017). Strategi Kota Pekalongan dalam pengembangan wisata kreatif berbasis industri batik. Jurnal Pengembangan Kota, 3(2), 100–111. 10.14710/jpk.3.2.100-111

Fitriyaningrum, A., & Rohman, A. (2024). Analisis Strategi Pemasaran Syariah UMKM Batik. IQTISODINA, 7(2), 157–167. https://doi.org/10.35127/iqtisodina.v7i2.7772

John Friadi, Bambang Satriawan, Diana Titik Widayanti, & M. Sigid Safarudin. (2023). Transformasi Media Pemasaran UMKM Teknologi Digital. Jurnal Pendekar Nusantara, 1(1), 31–36. https://doi.org/10.37776/pend.v1i1.1226

Khafsoh, S. (2021). Strategi Pemasaran UMKM Melalui Media Online (Studi Kasus Pada Batik Reza Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan). [PhD Thesis]. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI.

Khairuddin, K., Asipah, A., & Zin, O. D. M. (2026). Indonesian Muslim Consumers’ Perceptions of Korean Halal Cosmetics. Jurnal Halal Center, 1(1), 115–124. https://doi.org/10.28918/jhc.v1i1.14486

Mirzam, M. R. (2020). Strategi survival umkm batik tulis pekalongan di tengah pandemi covid-19 (studi kasus pada “batik pesisir” pekalongan). BALANCA: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(2), 1–26. https://doi.org/10.35905/balanca.v2i02.1532

Muh. Ahsan Kamil & Muhammad Rasyid Ridlo. (2024). Analisis Potensi Digital Marketing pada UMKM Industri Halal. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 7(1), 166–177. https://doi.org/10.25299/syarikat.2024.vol7(1).13543

Nurkhasanah, T. N., & Effendi, B. E. (2025). Srategi Pemasaran Syaria pada Amore Fashion Pekalongan untuk Meningkatkan Penjualan: Syariah Marketing Strategy at Amore Fashion Pekalongan to Increase Sales. JASIE, 4(01). https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/JASIE/article/download/12859/6329. 10.3194/jse.V111.6877

Purwaningsih, S. N., & Lawal, U. S. (2026). Students’ Understanding of Halal Symbols and Their Impact on Halal Food Consumption. Jurnal Halal Center, 1(1), 15–29. https://doi.org/10.28918/9kq52e08

Rosyada, M., & Wigiawati, A. (2020). Strategi survival UMKM Batik Tulis Pekalongan di tengah pandemi COVID-19 (studi kasus pada “Batik Pesisir” Pekalongan). Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen, 4(2). http://jurnal.utu.ac.id/jbkan/article/view/2424. https://doi.org/10.35308/jbkan.v4i2.2424

Safitri, A., & Afandi, M. Y. (2023). Trends of Halal Industry Research: A Bibliometric Analysis. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 10(6), 605–619. https://doi.org/10.20473/vol10iss20236pp605-619

Saharani, S. (2025). Transformasi strategi pemasaran halal dalam era digitalisasi. Journal of Islamic Finance and Ekonomics, 2(02), 198–213.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Falasifah, A., & Aditya Agung Nugraha. (2026). From Local Heritage to Global Market: Reframing Digital Halal Branding through Storytelling in Batik Pesisir SMEs Pekalongan. Journal of Management, Finance, and Accounting Research, 1(2), 50–60. https://doi.org/10.70742/jmfar.v1i2.997