Pendampingan Hilirisasi Produk Pertanian melalui Kemitraan Petani–Industri untuk Peningkatan Nilai Tambah
DOI:
https://doi.org/10.70742/ajcos.v3i1.1048Abstract
This community service is motivated by the weak integration between the agricultural sector and industrialization, which results in low added value, productivity, and global competitiveness. The objective of this program is to strengthen the synergy between agricultural actors and the industrial sector through empowerment-based assistance to enhance production capacity and market access. The method applied is a participatory approach involving training, technical assistance, and partnership facilitation between farmers and industry stakeholders. The results indicate an improvement in farmers’ understanding of downstream processes, product processing, and industrial quality standards. Furthermore, there is an increase in the added value of agricultural products through diversification and the strengthening of a more efficient supply chain. The assistance also encourages the establishment of sustainable partnerships between farmers and industrial sectors. Overall, this program contributes to strengthening the agricultural sector as the foundation of national industrialization, enhancing Indonesia’s global competitiveness, and supporting inclusive and sustainable economic growth.
[Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih lemahnya integrasi antara sektor pertanian dan industrialisasi yang berdampak pada rendahnya nilai tambah, produktivitas, dan daya saing global. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergi antara pelaku pertanian dan sektor industri melalui pendampingan berbasis pemberdayaan guna mendorong peningkatan kapasitas produksi dan akses pasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan teknis, serta fasilitasi kemitraan antara petani dan pelaku industri. Hasil menunjukkan bahwa petani lebih memahami proses hilirisasi, pengolahan produk, dan standar kualitas industri. Selain itu, melalui diversifikasi dan penguatan rantai pasokan yang lebih efisien, nilai tambah produk pertanian meningkat. Pendekatan pendampingan juga membantu membangun hubungan kerja yang berkelanjutan antara petani dan sektor industri. Secara keseluruhan, tindakan ini membantu memperkuat posisi sektor pertanian sebagai dasar industrialisasi nasional. Industri ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.]
Downloads
References
Dasar, S. (2018). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) IKIP Siliwangi. 1(c), 17–25.
I, R. C. P., Harahap, I., Nawawi, Z., & Akmal, S.-R. (2024). Systematic literature review ( SLR ): transformasi sektor pertanian bagi pembangunan ekonomi di pedesaan Indonesia. 19(3), 16–33.
Industrialisasi, K., & Indonesia, D. I. (n.d.). Keterpurukan Sektor Pertanian KETERPURUKAN SEKTOR PERTANIAN SEBAGAI POTRET KEGAGALAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA Grendi Hendrastomo 1. 5(1), 71–83.
Teknologi, J., Pertanian, I., Pertanian, T. I., & Madura, U. T. (2026). Table of Contents. 20.
Antoni Ludfi Arifin, Dadang Solihin. 2025. “Hilirisasi Pangan Guna Mewujudkan Ketahanan Ekonomi.” Disunting oleh Dadang Solihin Antoni Ludfi Arifin. Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan (Antoni Ludfi Arifin, Dadang Solihin) 5: 19-27. Diakses 2025. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/jpeaku.
Buwono, Dimas Cokro. 2025. “Ekonomi Inklusif dan UMKM Hijau Sinergi Keuangan Berkelanjutan dan Kebijakan Lokal Menuju Indonesia Emas 2045.” Disunting oleh Dimas Cokro Buwono. Jurnal Kajian Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Strategis (JKEMAS) (Dimas Cokro Buwono) 1: 11-24. Diakses 2025. jkemas.com.
Muhammad Rayid Al-Hadi, Zuhud Rozaki, Retno Wulandari, Cantika Wira Amanah. 2026. “Isu Sektor Pertanian dan Peluangnya Bagi Generasi Muda Masa Kini.” Disunting oleh Zuhud Rozaki, Retno Wulandari, Cantika Wira Amanah Muhammad Rayid Al-Hadi. (Muhammad Rayid Al-Hadi, Zuhud Rozaki, Retno Wulandari, Cantika Wira Amanah) 1: 96-102. Diakses 4 1, 2026.
Padila, Cisia. 2025. “Peran Sektor Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi di Era Globalisasi.” Disunting oleh Cisia Padila. Jurnal Ilmu Ekonomi (Cisia Padila) 1: 15-21. Diakses 9 1, 2025. https://ejournal.samudrailmu.com/index.php/jie.
Bappenas. 2026. “Bappenas dan PTPN I Dorong Transformasi Hilirisasi Komoditas Unggulan.” Kementerian PPN/Bappenas.
Putri, Rafika Chudriana, Isnaini Harahap, dan Zuhrinal Nawawi. 2024. “Systematic Literature Review (SLR): Transformasi Sektor Pertanian bagi Pembangunan Ekonomi di Pedesaan Indonesia.” Jurnal Paradigma Ekonomika 19(3): 16–33.
Arifin, A.L & solihin, D. (2025). Hilirisasi pangan guna mewujudkan ketahanan ekonomi. Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan (JPEAKU), 5(1), 19-27.
Haryana, A (2026). “Komoditas Strategis dan Hilirisasi Pertanian sebagai Pilar Transformasi Ekonomi Indonesia.” Bappenas Working Papers 9(1): 53–72.
Setyanti, Axellina Muara. 2021. “Sektor Pertanian dalam Dinamika Transformasi Struktural di Indonesia.” SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 18(1): 48.
Buwono, Dimas Cokro. 2025. “Ekonomi Inklusif dan UMKM Hijau Sinergi Keuangan Berkelanjutan dan Kebijakan Lokal Menuju Indonesia Emas 2045.” Jurnal Kajian Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Strategis 1: 11–24
OECD. 2024. Agricultural Policy Monitoring and Evaluation 2024: Indonesia. Paris: OECD Publishing.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khulaelatudil Azzah, Mohammad Miefta Ismail

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




